
Teknologi Rem ABS pada Sepeda Motor dan Pentingnya Perawatan
Dalam perkembangan teknologi sepeda motor, keselamatan berkendara menjadi prioritas utama. Salah satu inovasi yang semakin umum ditemukan adalah sistem rem Anti-lock Braking System atau ABS. Sistem ini awalnya lebih sering dijumpai pada mobil, namun kini telah hadir pada berbagai model sepeda motor, termasuk yang masuk dalam kategori entry level.
Beberapa contoh motor dengan fitur ABS antara lain Yamaha NMax, Yamaha Aerox, hingga skutik kecil seperti FreeGo 125. Dengan semakin meningkatnya populasi sepeda motor yang dilengkapi sistem ini, penting bagi pengendara untuk memahami cara merawatnya agar tetap berfungsi optimal.
Perawatan Rutin untuk Menjaga Fungsi ABS
Menurut Wawan Sutawijaya, Service Advisor dari Yamaha Harapan Motor Cilodong, perawatan dasar yang bisa dilakukan adalah mengganti pelumas secara rutin. Ia menyarankan penggantian minyak rem setidaknya sekali dalam setahun, terutama jika digunakan dalam aktivitas sehari-hari seperti pergi dan pulang kerja.
"Kuras minyak rem secara menyeluruh, jangan hanya ditambahkan. Pastikan semua minyak lama benar-benar dikeluarkan dan diganti dengan yang baru," ujarnya.
Periode penggantian juga bisa dipengaruhi oleh gaya berkendara. Pengguna yang sering melakukan pengereman agresif atau terjebak macet mungkin perlu melakukan penggantian lebih sering.
Jenis Pelumas yang Cocok untuk Rem ABS
Untuk jenis pelumas, Wawan menjelaskan bahwa spesifikasi biasanya sama dengan motor biasa. Namun, pengguna harus mengikuti rekomendasi di buku panduan atau penutup tabung reservoir. Contohnya, Yamaha umumnya menggunakan pelumas dengan standar DOT 4. Harga satu botolnya sekitar Rp 64-68 ribuan, yang cukup untuk dua tabung.
Dampak Jika Tidak Merawat ABS Secara Berkala
Jika tidak dilakukan perawatan rutin, risiko kerusakan modul ABS bisa terjadi. Kotoran atau residu yang menumpuk dapat menyebabkan kebocoran minyak rem di dalam sistem. Dalam kasus tertentu, seal atau pelindung yang rusak bisa membuat cairan rem masuk ke bagian kelistrikan modul ABS.
"Kita pernah menghadapi kasus di mana modul ABS terbakar karena cairan rem masuk ke dalamnya. Hal ini tidak bisa diperbaiki dan harus diganti baru," tambah Wawan.
Indikasi Kerusakan pada Sistem ABS
Pada motor Yamaha, lampu indikator ABS akan terus menyala meskipun motor sudah melaju lebih dari 10 km/jam sejak pertama kali dihidupkan. Selain itu, kode 42 bisa muncul sebagai tanda adanya masalah pada modul ABS.
Harga modul ABS sendiri cukup tinggi. Untuk model NMax, harga mencapai Rp 6 jutaan, sementara XMAX memiliki biaya serupa. Sedangkan Aerox generasi sebelumnya lebih murah karena hanya dilengkapi ABS di bagian depan.
Manfaat Perawatan Rutin
Meski terdengar mahal, perawatan rutin sangat penting untuk menjaga efektivitas sistem ABS. Dengan perawatan yang tepat, sistem ini dapat membantu mencegah ban selip saat pengereman mendadak, sehingga memberikan perlindungan maksimal bagi pengendara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar