
Penyitaan Motor Moge Ducati Scrambler Nightshift Milik Wamenaker Noel
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru-baru ini melakukan penyitaan terhadap sebuah motor gede (moge) merek Ducati Scrambler Nightshift yang dimiliki oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer atau lebih dikenal dengan nama Noel. Motor tersebut disita dalam rangka pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat tersebut.
Menurut informasi yang diungkap oleh Ketua KPK, Setyo Budiyanto, motor tersebut tidak memiliki surat-surat resmi seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pajak Kendaraan Bermotor (BPKB). Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan tersebut berstatus bodong dan diduga merupakan hasil dari kejahatan korupsi, khususnya pemerasan dalam pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan di Kementerian Ketenagakerjaan.
Penyitaan motor ini dilakukan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada Rabu (20/8) malam dan Kamis (21/8) pagi. Operasi tersebut juga menyebabkan 10 tersangka lainnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain motor, KPK juga menyita sejumlah aset lainnya, termasuk uang tunai dan puluhan mobil mewah.
Ducati Scrambler Nightshift yang disita memiliki desain unik dengan aksen berbentuk X pada lampu utama dan pelek jari-jari. Motor ini mengusung mesin L-Twin Desmodromic berkapasitas 803 cc dengan tenaga maksimum hingga 73 dk. Harga pasarannya untuk versi bekas mencapai Rp350 jutaan di marketplace untuk model tahun 2024.
Selain itu, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menyatakan bahwa penyitaan aset ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi di sektor publik. Kasus ini menambah daftar panjang pejabat publik yang terjerat dalam tindakan korupsi. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membela bawahan yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Pemerintah juga berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program-program yang ada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan.
Penyidikan kasus ini masih berlangsung, dan KPK berjanji akan mengungkap fakta-fakta lain selama proses hukum berjalan. KPK juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam praktik-praktik korupsi dan mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Dengan penyitaan motor Ducati milik Wamenaker Noel, KPK menunjukkan keseriusannya dalam memberantas korupsi di semua lini pemerintahan. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi pejabat publik lainnya untuk tidak menyalahgunakan jabatan demi kepentingan pribadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar