
Kebuntuan Francesco Bagnaia di MotoGP Hungaria 2025
Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo, menghadapi tantangan besar setelah gagal menembus kualifikasi MotoGP Hungaria 2025. Pada sesi kualifikasi pertama yang digelar di Sirkuit Balaton Park, Bagnaia hanya mampu menempati posisi kelima. Hal ini membuatnya tidak lolos ke kualifikasi kedua yang menentukan 12 posisi start terdepan.
Sebelumnya, Bagnaia sempat menjadi sorotan karena komentarnya yang dinilai kurang sopan. Meski begitu, penampilannya dalam latihan bebas juga tidak memenuhi ekspektasi. Dalam beberapa sesi latihan, ia selalu gagal masuk sepuluh besar. Performa buruk ini berlanjut hingga kualifikasi pertama, di mana Bagnaia tidak mampu mencetak waktu lap yang kompetitif.
Pada putaran pertama, Bagnaia bahkan tidak bisa menunjukkan performa terbaiknya. Namun, pada putaran berikutnya, ia mencoba menggunakan ban belakang lunak yang baru dan berhasil mencatatkan waktu 1 menit 37,096 detik. Meski demikian, waktu tersebut hanya cukup untuk naik ke posisi dua dan tidak mampu dipertahankan.
Bagnaia akhirnya kalah dari Fabio Di Giannantonio dengan selisih 0,049 detik. Hasil ini membuat Bagnaia menjadi satu-satunya pembalap dari enam pebalap Ducati yang gagal lolos ke kualifikasi kedua. Ini adalah pertama kalinya dalam musim ini Bagnaia tidak bisa melanjutkan ke babak berikutnya.
Reaksi dari tim Ducati Lenovo sangat suram. Mereka menyadari bahwa hasil ini akan menjadi tantangan besar bagi Bagnaia dalam balapan nanti. Menurut manajer tim, Davide Tardozzi, start dari posisi ke-15 akan sangat sulit, baik secara psikologis maupun teknis.
"Kami tidak senang dengan hasil ini," ujar Tardozzi. "Ini pertama kalinya Pecco (Bagnaia) gagal lolos ke Q2. Kami harus segera menemukan solusi teknis untuk membantunya tampil lebih baik."
Sirkuit Balaton Park memiliki karakteristik yang memengaruhi strategi balap. Trek yang sempit dan banyak tikungan membuat sulit untuk menyalip lawan. Selain itu, pengereman yang dulu menjadi kekuatan Bagnaia kini terasa lemah. Hal ini semakin memperparah kesulitannya dalam balapan.
Selama lima bulan terakhir, Bagnaia tidak mampu bersaing dengan baik sejak awal musim. Ini menimbulkan spekulasi bahwa masalahnya bukan hanya karena ketidakcocokan dengan motor. Dalam kualifikasi ini, dua rekan setimnya, Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio, mampu menempati barisan depan.
Meski situasi saat ini sangat menantang, Tardozzi tetap optimistis. Ia menegaskan bahwa tim tidak pernah menyerah dan akan terus berusaha memperbaiki performa Bagnaia.
"Pada akhirnya, kami tidak pernah menyerah. Terkadang kita harus jatuh untuk bangkit lagi," tambahnya. Tim akan mengambil pelajaran dari sesi ini dan berharap bisa memberikan hasil yang lebih baik dalam balapan hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar