KTM di MotoGP: Dari Hancur, Lawan Ducati, Kini Bisa Pergi 2027 - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 03 Agustus 2025

KTM di MotoGP: Dari Hancur, Lawan Ducati, Kini Bisa Pergi 2027

KTM di MotoGP: Dari Hancur, Lawan Ducati, Kini Bisa Pergi 2027

KTM, Dari Pabrikan yang Hampir Bangkrut Menjadi Penantang Berat di MotoGP

Kiprah KTM dalam dunia MotoGP kini sedang menjadi sorotan. Dari pabrikan yang sempat nyaris bangkrut, KTM kini telah menjadi salah satu pesaing kuat di ajang balap motor terbesar di dunia. Namun, kini muncul pertanyaan besar apakah KTM akan tetap bertahan di MotoGP hingga musim 2027.

Kebangkitan KTM yang Mengagumkan

Dulu, KTM dianggap sebagai pabrikan yang tidak dianggap serius oleh banyak pihak. Tapi seiring waktu, mereka berhasil bangkit dari krisis keuangan yang mengancam eksistensi mereka. Kerja sama strategis dengan investor seperti Bajaj membantu memperkuat posisi KTM, sehingga produksi di fasilitas Mattighofen dan Munderfing bisa berjalan normal kembali.

Keberhasilan KTM terlihat jelas pada GP Republik Ceko. CEO KTM, Neumeister, menyaksikan Pedro Acosta dan Enea Bastianini meraih hasil impresif. Keduanya naik podium dalam sprint race, sementara Acosta finis ketiga dalam balapan utama. Rekan setim mereka, Brad Binder dan Pol Espargaro, juga berhasil masuk sepuluh besar. Hasil ini memberi semangat kepada seluruh tim dan memperkuat filosofi "Ready to Race" yang menjadi inti identitas KTM.

Keputusan untuk Bertahan di MotoGP

Neumeister menegaskan bahwa KTM akan menuntaskan kontraknya di MotoGP hingga akhir musim 2026. Namun, keberlanjutan setelah tahun tersebut masih menjadi tanda tanya. Ia mengatakan bahwa keputusan untuk tetap berada di MotoGP akan bergantung pada beberapa faktor penting, termasuk regulasi teknis baru, potensi masuknya Liberty Media sebagai promotor, serta kemungkinan diberlakukannya batasan biaya ala Formula 1.

Menurut Neumeister, partisipasi KTM di MotoGP harus selaras dengan rencana bisnis perusahaan dan memberikan nilai nyata. “Kami harus menilai apakah keikutsertaan di MotoGP masih relevan dan menguntungkan secara strategis,” ujarnya.

Regulasi Baru yang Akan Mengubah Kondisi

Siklus regulasi baru yang akan dimulai pada 2027 mencakup sejumlah perubahan signifikan. Di antaranya adalah pengurangan kapasitas mesin menjadi 850cc, pengurangan elemen aerodinamika, pembatasan bahan bakar, serta kemungkinan diberlakukannya regulasi keuangan internal. Perubahan ini bisa memengaruhi bagaimana KTM bersaing di MotoGP.

Neumeister menilai kehadiran Liberty Media bisa menjadi momen transformatif, mirip dengan yang terjadi di Formula 1. Ia melihat adanya peningkatan jumlah penonton, ekspansi pasar Amerika Serikat, dan pembagian pendapatan yang lebih adil antara tim besar dan kecil.

KTM sebagai Bagian dari Jati Diri

Neumeister menegaskan bahwa olahraga balap adalah bagian dari jati diri KTM. “Saya penggemar berat MotoGP, dan bisa bersaing dengan pabrikan yang memiliki sumber daya lebih besar membuktikan kekuatan kami,” tuturnya.

Namun, ia juga menekankan bahwa keputusan untuk tetap di MotoGP tidak boleh hanya berdasarkan peningkatan valuasi tim. Harus ada manfaat strategis untuk pemasaran, riset dan pengembangan (R&D), serta positioning merek secara keseluruhan. Bahkan, KTM tidak menutup kemungkinan untuk menggandeng mitra strategis, selama hal itu memberikan keuntungan menyeluruh bagi perusahaan.

Sejarah dan Perkembangan KTM di MotoGP

KTM adalah representasi pabrikan motor asal Austria, KTM (Kronreif & Trunkenpolz Mattighofen), yang ikut bersaing di kelas utama balap motor dunia sejak tahun 2017. Meskipun tergolong pendatang baru dibanding nama-nama besar seperti Honda, Yamaha, dan Ducati, KTM telah menunjukkan kemajuan pesat dalam beberapa musim terakhir.

Capaian dan Perkembangan

  • 2017-2018: Musim yang sulit, lebih banyak beradaptasi dan mengumpulkan data.
  • 2019: Podium pertama diraih oleh Pol Espargaro di GP Valencia.
  • 2020: Kemenangan pertama KTM diraih oleh Brad Binder di GP Ceko, disusul kemenangan Miguel Oliveira di Austria dan Portugal.
  • 2021-2023: KTM makin stabil, langganan finis di lima besar, dan mampu bersaing melawan Ducati dan Aprilia.
  • 2024-2025: KTM menjadi penantang serius gelar, dengan Pedro Acosta dan Brad Binder sebagai ujung tombak.

Teknologi dan Pendekatan Unik KTM

KTM menggunakan sasis teralis (steel trellis frame) yang berbeda dari kompetitor yang kebanyakan pakai sasis aluminium. Pendekatan agresif dalam pengembangan motor dengan dukungan penuh dari Red Bull. Selain itu, KTM juga mengelola tim satelit GasGas Tech3, yang juga memakai motor RC16.

Fakta Menarik tentang KTM

  • KTM adalah satu-satunya pabrikan besar dari Eropa Tengah di MotoGP.
  • Sering dipuji karena komitmen kuat pada pembinaan pembalap muda, termasuk lewat program Red Bull Rookies Cup.
  • Salah satu proyek pembinaan terbesarnya adalah Pedro Acosta, juara Moto3 dan Moto2 yang kini bersinar di MotoGP.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here