
Tim RT 09 RW 04 Raih Hadiah Utama Lomba Panjat Pinang di Kalimalang
Pada perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78, masyarakat di sekitar aliran Sungai Kalimalang menggelar lomba panjat pinang yang menarik perhatian banyak orang. Dalam acara tersebut, tim dari RT 09 RW 04 berhasil menjadi pemenang utama dengan mendapatkan hadiah berupa sepeda motor listrik. Penghargaan ini diberikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Kesulitan dalam Memperoleh Hadiah
Salah satu anggota tim, Bima Hariyadi (32), menyampaikan rasa terima kasih atas hadiah yang diberikan. Ia berharap semoga Wakil Presiden dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan tetap amanah.
“Untuk mas Gibran, makasih hadiahnya lancar terus rejekinya, semoga amanah untuk jadi Wakil Presiden,” ucap Bima saat berada di pinggiran sungai Kalimalang, Minggu (17/8/2025).
Menurut Bima, lomba kali ini cukup sulit karena pohon pinang dilumuri oli dan gemuk sehingga sangat licin. Hal ini membuat timnya sering terjatuh selama mencoba memanjat.
“Empat kali percobaan, nunggu gemuk dan oli habis baru naik, lagi, licin soalnya,” jelas Bima.
Pencapaian Kedua dalam Sejarah Tim
Ini merupakan kali kedua bagi tim RT 09 RW 04 meraih juara pertama dalam lomba panjat pinang di Kalimalang. Sebelumnya, mereka pernah memenangkan hadiah berupa uang tunai senilai Rp 2 juta.
“Sebelumnya juara satu dapat uang Rp 2 juta, kalau ini motor listrik,” kata Bima.
Meski telah memenangkan hadiah, Bima mengaku belum tahu apakah motor listrik tersebut akan digunakan atau dijual. Hasil penjualan kemudian akan dibagi bersama anggota tim.
“Belum tahu kalau itu kesepakatan di RT gimana, dilihat kedepannya aja, mau diskusi dahulu,” jelasnya.
Proses Panjat Pinang yang Menegangkan
Lomba panjat pinang di Kalimalang dimulai sekitar pukul 13.30 WIB. Hadiah motor listrik hibah dari Gibran baru bisa diambil sekitar pukul 16.30 WIB. Selama prosesnya, tim RT 09 sempat mengalami kesulitan karena batang pinang yang licin akibat oli dan gemuk.
Mereka harus berulang kali mencoba agar cengkeraman di batang pinang lebih kuat. Suasana semakin menegangkan ketika salah satu anggota tim hampir terjatuh ke aliran sungai. Penonton spontan memberi semangat dengan teriakan-teriakan.
“Dipegang saja, jangan lepas dulu! tunggu yang bawa naik, tarik napas dulu!” teriak warga dari pinggir sungai.
Setelah tiga jam jatuh bangun, akhirnya salah satu anggota tim berhasil meraih motor listrik yang digantung di puncak pohon pinang. Sorak-sorai dan tepuk tangan pun pecah.
“Horeeee! juara satu, dapat motor listrik Mas Gibran!” teriak warga.
Antusiasme Masyarakat
Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama acara berlangsung. Banyak warga yang hadir untuk menyaksikan langsung proses panjat pinang dan memberi dukungan kepada para peserta. Tidak hanya itu, suasana juga dipenuhi oleh riuh tepuk tangan dan sorak-sorai setiap kali tim berhasil mencapai titik tertentu.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momen kebersamaan antar warga. Di tengah tantangan yang ada, semua peserta dan penonton saling mendukung dan bersemangat.
Kesimpulan
Lomba panjat pinang di Kalimalang tahun ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan kerja sama masih hidup dalam masyarakat. Tim RT 09 RW 04 berhasil membuktikan bahwa dengan usaha dan semangat, sesuatu yang sulit pun bisa dicapai. Harapan besar tentu saja disampaikan kepada para pemenang agar bisa menggunakan hadiah tersebut secara bermanfaat dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar