
Charles Leclerc Meraih Pole Position di GP Hungaria
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, berhasil meraih posisi terdepan dalam sesi kualifikasi GP Hungaria 2025. Ini menjadi pencapaian yang sangat mengejutkan mengingat persaingan yang sangat ketat dari pembalap-pembalap lain, terutama duo McLaren Oscar Piastri dan Lando Norris.
Leclerc mencatatkan waktu tercepat yaitu 1 menit 15,372 detik dalam 18 putaran. Meskipun begitu, ia mengakui bahwa hasil ini tidak terduga dan merupakan salah satu posisi terbaik dalam karier dirinya. Ia menyatakan bahwa sesi kualifikasi ini menjadi yang paling sulit yang pernah dialaminya.
Persaingan Ketat dan Konsistensi Pembalap Muda
Selama sesi Q3, Leclerc menghadapi tekanan berat dari Oscar Piastri yang tampil konsisten sepanjang sesi. Meski demikian, Leclerc berhasil mempertahankan keunggulannya hingga akhir sesi. Ia mengatakan bahwa ia tidak pernah membayangkan bisa mendapatkan posisi pertama karena tingkat persaingan yang sangat ketat.
Leclerc juga menunjukkan optimisme untuk menjaga posisi terdepan pada balapan utama. Ia menyatakan bahwa akan berusaha semaksimal mungkin agar bisa mempertahankannya. Jika berhasil, hal ini akan memberikan keuntungan besar bagi timnya selama sisa balapan.
Peluang Kemenangan di Musim Ini
Sebelumnya, Leclerc gagal meraih kemenangan di GP Monako meskipun memiliki sesi kualifikasi yang lebih baik. Namun, dengan performa yang stabil di GP Hungaria, ia memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan pertamanya musim ini.
Masalah yang Dihadapi Max Verstappen
Sementara itu, pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku kesulitan dalam memperbaiki performa mobilnya. Ia menyatakan bahwa tidak ada perubahan signifikan yang dilakukan oleh tim untuk meningkatkan keseimbangan mobil RB21. Hasilnya, Verstappen hanya finis di urutan kedelapan dengan jarak 0,356 detik dari Leclerc.
Verstappen mengungkapkan bahwa masalah keseimbangan terus terjadi sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Ia mengatakan bahwa sulit untuk menjelaskan situasi mobilnya saat ini. Bahkan, selama akhir pekan ini, timnya selalu tertinggal dari kompetitor.
Kesulitan Berkelanjutan
Masalah keseimbangan pada mobil Red Bull RB21 telah menjadi isu yang sering muncul sejak awal musim. Verstappen mengakui bahwa dalam tiga seri terakhir, ia gagal mengamankan podium. Hal ini menjadi catatan terburuknya sejak musim 2019.
Dengan start dari urutan kedelapan, Verstappen menghadapi tantangan besar untuk memutus rentetan hasil buruk dalam empat seri terakhir. Ia harus berjuang keras untuk bisa menunjukkan performa yang lebih baik dalam balapan utama nanti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar