
detektifmotor.com– Marc Marquez memperoleh posisi terdepan yang ketujuhnya pada musim MotoGP 2025 dalam sesi kualifikasi yang penuh drama di Sachsenring, Jerman.
Dikutip dari situs Crash pada Sabtu (12/7), meskipun jalur balap dalam kondisi basah, pembalap tim Ducati tampil mengesankan dan mencatatkan waktu tercepat di sesi Q2. Ini menjadi posisi terdepan pertama Marquez dalam kondisi hujan sepanjang musim ini.
Pernah berpikir bahwa posisinya aman setelah mencatat waktu 28,0 detik, Marquez terlihat menepuk motornya sebagai tanda "tenang".
Namun, munculnya helm merah di layar membuatnya kembali menginjak gas untuk menjaga posisi terdepan. Ia mengakui bahwa tekanan yang diberikan Johann Zarco memaksa dirinya untuk mengubah strategi di akhir sesi.
Zarco tampil luar biasa dalam kondisi basah, menyelesaikan perlombaan di posisi kedua dengan jarak hanya 0,151 detik dari Marquez.
Pembalap LCR Honda sebelumnya menjadi yang tercepat di Q1 dan tetap mampu bersaing di Q2 meskipun menggunakan ban belakang medium sementara lawan-lawannya memakai ban lunak. Zarco mengungkapkan kepuasannya dalam memaksimalkan kesempatan setelah hasil kurang memuaskan pada sesi latihan Jumat.
Marco Bezzecchi dari tim Aprilia mengisi barisan depan dengan meraih posisi ketiga. Ini adalah start di barisan depan pertamanya sejak bergabung dengan Aprilia dan menunjukkan peningkatan kinerja setelah meraih kemenangan di Silverstone.
Diketahui Marquez mengganti ban dengan kompon yang lebih lunak dan memanfaatkan aliran udara dari Zarco untuk mencatatkan waktu terbaiknya.
Di sisi lain, Alex Marquez, saudara kandung Marc dan rival terdekat dalam klasemen, hanya mampu memulai dari posisi keenam.
Francesco Bagnaia dari tim Ducati Lenovo mengalami kesulitan saat berlari di trek basah dan hanya mampu menempati posisi kesebelas. Hasil ini memperluas persaingan dalam balapan utama.
Kualifikasi kali ini terasa sulit karena hujan yang semakin deras sepanjang sesi berlangsung. Beberapa pembalap, termasuk Zarco, memilih menggunakan ban yang tidak biasa dan tetap berada di lintasan untuk mencapai suhu yang ideal.
Jalur Sachsenring yang sempit dan penuh tantangan menimbulkan kesulitan bagi seluruh pembalap.
Jika berhasil menang, Marc Marquez akan semakin kuat di puncak klasemen dan meningkatkan kesempatannya untuk meraih gelar juara dunia tahun 2025.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar