
Riccardo Savin Ambil Alih Peran Gigi Dall’Igna di MotoGP Jerman 2025
Kehadiran General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, di MotoGP Jerman 2025 dipastikan tidak akan terjadi. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, mengingat Dall’Igna selama ini dikenal sebagai sosok yang hampir selalu hadir mendampingi tim dan pembalap Ducati dalam setiap seri balapan. Rencana kedatangannya ke Sachsenring pada 11-13 Juli 2025 batal tanpa penjelasan detail dari pihak Ducati, meskipun dikabarkan alasan utamanya bersifat pribadi.
Siapa Pengganti Sementara?
Menggantikan peran penting Dall'Igna adalah Riccardo Savin, Direktur Proyek MotoGP Ducati saat ini. Ini bukan sekadar pergantian simbolis; Savin akan bertindak sebagai pengambil keputusan utama dalam segala aspek teknis dan operasional tim selama balapan berlangsung di Jerman. Kehadirannya diharapkan bisa menjaga stabilitas strategi dan performa tim Ducati yang biasanya dibimbing langsung oleh Dall’Igna.
Savin sendiri bukanlah sosok asing dalam struktur teknis Ducati. Dia telah bekerja erat dengan Dall’Igna sejak keduanya masih berada di Aprilia Racing. Karier profesionalnya dimulai sebagai Kepala Dinamika Kendaraan di Aprilia pada tahun 2011, sebelum akhirnya pindah ke Ducati pada 2013, mengikuti langkah Dall’Igna. Sejak saat itu, Savin menjadi salah satu fondasi kuat di balik kesuksesan tim Borgo Panigale di ajang MotoGP.
Latar Belakang Riccardo Savin
Riccardo Savin merupakan insinyur lulusan Universitas Padua, Italia. Keahliannya dalam bidang desain dan dinamika kendaraan membuatnya menjadi sosok kunci dalam pengembangan motor-motor balap Ducati. Posisinya sebagai Direktur Proyek MotoGP sejak awal 2024 semakin memperkuat posisinya sebagai calon penerus Dall’Igna di masa depan.
Beberapa pencapaian penting yang diraih tim Ducati belakangan tak lepas dari kontribusi besar Savin. Termasuk pengembangan motor Desmosedici GP yang mampu memberikan persaingan ketat di lintasan dan membantu pembalap seperti Francesco Bagnaia dan Jorge Martin meraih hasil maksimal.
Tugas Penting di Sachsenring
Dengan absennya Dall’Igna, tugas Savin di Sachsenring tidak hanya mencakup koordinasi teknis, tetapi juga pengambilan keputusan strategis di tengah tekanan tinggi balapan MotoGP. Tim mekanik, analis data, serta pembalap akan bergantung padanya untuk menentukan setup motor, respons cepat terhadap masalah teknis, serta evaluasi real-time selama sesi latihan maupun balapan.
Ini juga menjadi ujian bagi Savin untuk membuktikan bahwa ia siap mengambil alih tanggung jawab yang lebih besar di masa depan. Pengalamannya selama ini, ditambah pemahaman mendalam tentang filosofi balap Ducati, membuatnya layak untuk diberikan kesempatan ini.
Masa Depan Ducati di Tangan Savin?
Spekulasi soal suksesi kepemimpinan di Ducati Corse sudah mulai muncul dalam beberapa musim terakhir. Dengan usia Dall’Igna yang terus bertambah, Ducati perlu mempersiapkan figur baru yang mampu melanjutkan tradisi kesuksesan mereka. Savin, dengan rekam jejaknya, tampaknya menjadi kandidat terkuat untuk menggantikan posisi tersebut dalam beberapa tahun mendatang.
Kepercayaan yang diberikan oleh manajemen Ducati kepada Savin untuk mengambil alih peran kritis di MotoGP Jerman 2025 jelas menunjukkan bahwa mereka yakin pada kapasitasnya. Kesempatan ini juga menjadi langkah penting baginya untuk membuktikan bahwa ia mampu menjadi pemimpin yang dapat diandalkan, baik secara teknis maupun strategis.
Bersamaan dengan perkembangan ini, Ducati tampaknya sedang membangun generasi baru kepemimpinan di divisi balap mereka. Langkah awal Savin di Sachsenring akan menjadi tolok ukur penting untuk menilai apakah ia benar-benar siap menjadi wajah baru Ducati di masa depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar