
Masalah Mesin Mobil yang Ngelitik: Penyebab dan Cara Mengatasinya
Masalah pada mesin mobil sering kali menjadi sumber kekhawatiran bagi para pemilik kendaraan. Salah satu gejala yang sering muncul adalah kondisi mesin yang ngelitik, yang bisa mengurangi performa dan bahkan berujung pada mogok. Hal ini umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, terutama berkaitan dengan bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan.
Salah satu penyebab utama dari masalah ini adalah kotoran yang mengendap di dalam tangki bensin. Jika kotoran tersebut menumpuk secara berlebihan, maka akan menghambat aliran bensin. Akibatnya, filter bensin bisa rusak dan endapan kotoran bisa terbawa ke pompa bensin hingga masuk ke ruang bakar. Untuk menghindari hal ini, penting bagi pemilik mobil untuk memperhatikan rekomendasi pabrikan terkait jenis BBM yang digunakan. Bensin berkualitas biasanya lebih bersih dan memiliki kadar residu yang rendah, sehingga dapat memastikan pembakaran yang optimal dan menjaga performa mesin.
Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah masalah mesin mobil ngelitik:
Hindari Mengisi BBM Sembarangan
Sekarang sudah banyak SPBU resmi yang dikelola dengan baik, sehingga kualitas BBM-nya terjamin. Namun, banyak orang masih memilih mengisi BBM di tempat yang tidak resmi. Hal ini bisa berisiko karena tidak ada jaminan kualitas dan penanganan yang tepat. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengisi BBM di luar SPBU resmi.
Jangan Tunggu Bensin Habis
Banyak orang cenderung menunggu hingga bensin mendekati nol sebelum kembali mengisi. Padahal, posisi bensin yang hampir habis bisa menyebabkan kotoran dan air yang mengendap di tangki terisap ke sistem bensin. Ini berpotensi merusak komponen-komponen mobil seperti filter dan pompa bensin.
Ganti Filter Bensin Secara Berkala
Filter bensin perlu diganti secara rutin, baik untuk mesin bensin maupun diesel. Jangan hanya membersihkannya saja, karena kotoran mungkin belum sepenuhnya hilang dan bisa merusak material penyaring. Untuk pengguna Toyota, Auto2000 merekomendasikan pergantian filter BBM setiap 1 tahun atau 20.000 km. Jika merasa ada gangguan mesin meskipun belum waktunya ganti filter, segera bawa mobil ke bengkel untuk pemeriksaan.
Cek Pompa BBM Secara Berkala
Pompa bensin juga perlu diperiksa rutin saat melakukan servis berkala. Jika ada gejala seperti mesin tersendat, hilang tenaga, atau indikator tekanan BBM menyala, segera lakukan pemeriksaan lengkap. Jika diperlukan, ganti pompa bensin agar kondisinya tetap prima.
Kuras Tangki Bensin
Kuras tangki bensin bisa menjadi langkah pencegahan yang efektif. Hal ini membantu membersihkan kotoran atau air yang bisa menyebabkan korosi. Terutama untuk mobil yang usianya lebih dari 2 tahun, kuras tangki bisa menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan mesin.
Jika ternyata pompa bensin sudah ada endapan padahal mobil masih baru, segera lakukan pengurasan tangki di bengkel. Tujuannya adalah untuk memastikan sumber masalah dan mengatasinya secepat mungkin. Dengan langkah-langkah ini, pemilik mobil bisa mempertahankan performa mesin yang optimal dan menghindari risiko mogok akibat masalah bensin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar