
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Finis di Posisi Kedua pada Race 2 Red Bull Rookies Cup 2025
Pembalap muda asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil meraih posisi kedua dalam race 2 Red Bull Rookies Cup 2025 yang berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Austria, pada Minggu (17/8/2025). Ini menjadi pencapaian penting bagi Veda yang berusia 16 tahun tersebut.
Berbeda dengan race 1 yang dihelat di lintasan basah dengan sistem flag-to-flag, balapan kali ini berlangsung di permukaan kering. Meski begitu, persaingan tetap sangat ketat karena tidak ada pembalap yang bisa mendominasi sepanjang balapan. Aksi salip-menyalip terjadi hingga balapan selesai setelah 16 putaran.
“Alhamdulilah saya bisa mendapat podium, yaitu posisi kedua di race 2. Balapan ini cukup sulit karena dilangsungkan pagi hari dan suhu yang rendah,” ujar Veda seusai balapan di Parc Ferme.
Awal balapan dimulai dengan aksi tajam dari Marco Morelli (Argentina) yang langsung menyalip Brian Uriarte (Spanyol) saat start dimulai. Veda yang memulai dari pole position mampu mempertahankan posisinya. Pada lap pertama, Uriarte kembali ke posisi kedua diikuti oleh Kristian Daniel (Amerika Serikat).
Perubahan posisi terjadi pada lap ke-2 ketika Daniel disalip oleh Morelli. David Gonzales (Spanyol) berada di posisi kelima, sedangkan Kiandra Ramadhipa ada di posisi ke-13. Daniel terus berusaha mendekati Uriarte dan Vega, serta memimpin balapan pada lap kedua. Namun, Uriarte tidak membiarkan Daniel nyaman di depan, disusul oleh Veda. Daniel kembali berada di posisi ketiga diikuti oleh Morelli.
Pada lap ke-3, Kiandra naik ke posisi ke-12 setelah menyusul Kiattisak Singhapong (Thailand). Di lap keempat, Daniel memberikan ancaman dengan menyusul Veda dan Uriarte yang berada di posisi kedua dan ketiga. Veda kembali melakukan serangan dan memimpin balapan, diikuti oleh Daniel dan Uriarte. Persaingan antara tiga pembalap ini semakin sengit.
Di lap kelima, urutan posisi kembali berubah dengan Veda kembali memimpin, namun tidak bertahan lama. Uriarte dan Morelli bergantian berada di posisi pertama. Veda berada di posisi ketiga, sementara Kiandra masih bertahan di posisi ke-12.
Dua pembalap Spanyol, Uriarte dan Gonzales, berada di dua posisi teratas, diikuti oleh Veda saat sesi tersisa 10 lap. Daniel menguntit Veda di posisi keempat. Gonzales dan Uriarte saling bersaing untuk memperebutkan posisi pertama.
Pada lap keenam, Uriarte berhasil menyusul Veda dan memimpin balapan, diikuti oleh Yaroslav Karpushin (Kirgiztan). Uriarte tetap memimpin saat balapan tersisa empat putaran, diikuti oleh Gonzales dan Morelli.
Beberapa saat kemudian, Morelli menyalip Veda untuk menempati posisi pertama ketiga dan naik ke posisi kedua. Uriarte kembali memimpin balapan, diikuti oleh Morelli dan Gonzales. Veda melakukan manuver dan naik ke posisi ketiga saat tersisa tiga lap.
Perebutan posisi semakin ketat ketika Morelli naik ke posisi pertama dengan menyalip Uriarte saat tersisa dua putaran. Veda masih berjuang untuk meraih posisi podium setelah disusul oleh Gonzales dan Daniel.
Daniel akhirnya melesat ke posisi kedua setelah menyusul Uriarte. Veda melakukan serangan dan kembali ke posisi kedua pada lap terakhir. Pada lap terakhir, Veda kembali memimpin balapan setelah menyusul Morelli. Morelli disusul oleh Uriarte, sementara Daniel disalip oleh Gonzales.
Meskipun gagal memenangkan balapan, Veda tetap merasa senang karena podium ini memiliki makna spesial. “Podium ini untuk semua orang Indonesia. Terima kasih kepada semua yang sudah mendukung saya. Terima kasih kepada staf Red Bull Rookies, mekanik, keluarga, sponsor, tim, dan pemerintah.”
Hasil balapan di seri Austria membuat Veda naik satu tingkat ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 170 poin. Ia tertinggal 21 angka dari Brian Uriarte (Spanyol) yang juga naik satu tingkat sebagai pemuncak klasemen. Uriarte dan Veda berhasil menggeser pembalap Malaysia, Hakim Danish, yang finis di posisi ke-13.
Balapan selanjutnya atau penutup adalah seri Misano, Italia, pada 13-14 September.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar