Honda Brio CBU 1.300 cc yang Dulu Dijual di Indonesia Kini Harganya Menghilang - Detektif Otomotif

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 11 September 2025

Honda Brio CBU 1.300 cc yang Dulu Dijual di Indonesia Kini Harganya Menghilang

Featured Image

Sejarah dan Keunikan Honda Brio CBU 1.300 cc di Indonesia

Honda Brio pertama kali hadir di pasar otomotif Indonesia pada tahun 2012. Saat itu, mobil yang diproduksi oleh pabrik Honda di Thailand ini didatangkan dalam skema Completely Built-Up (CBU), yang berarti seluruh komponen mobil diimpor utuh tanpa perlu dirakit di dalam negeri. Pada masa awal peluncuran, Honda Brio CBU memiliki mesin dengan kapasitas 1.300 cc, yang lebih besar dibandingkan versi lokal yang kemudian menggantikannya.

Menurut Tri Pranoto, pemilik bengkel spesialis Honda Clinic Pradana, Honda Brio memiliki beberapa variasi tipe. "Yang keluar pertama kali secara CBU memiliki mesin 1.300 cc. Sementara yang sekarang hanya 1.200 cc," jelasnya saat ditemui beberapa waktu lalu. Meskipun demikian, kedua generasi awal Honda Brio menggunakan mesin berkonfigurasi 4 silinder.

Selain mesin, transmisi automatic Honda Brio CBU juga berbeda dari versi lokal. "Mobil ini masih menggunakan transmisi automatic konvensional, bukan CVT seperti yang digunakan pada versi lokal," tambah Tri. Transmisi tersebut juga masih diproduksi di Thailand, sehingga menambah daya tarik khusus bagi penggemar mobil Honda.

Meski memiliki mesin yang lebih besar, konsumsi BBM dari Honda Brio CBU tetap tergolong irit. "Konsumsi BBM-nya tidak kalah baik dibandingkan Brio 1.200 cc," ujarnya. Dalam kondisi perkotaan, mobil ini mampu mencapai efisiensi hingga 1 liter untuk 12 hingga 13 kilometer.

Karena usia penjualannya yang cukup singkat, Honda Brio CBU kini menjadi incaran para kolektor. Mobil ini jarang ditemukan di jalanan karena produksinya hanya berlangsung selama setahun. Setelah itu, Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan versi CKD dengan mesin 1.200 cc.

"Yang masih CBU ini justru harganya abu-abu," kata Tri. Artinya, harga bekas Honda Brio CBU sangat bergantung pada penjual. Bisa saja harga jualnya lebih tinggi dibandingkan versi lokal. Namun, hal ini tergantung dari kondisi mesin dan tampilan keseluruhan mobil.

Beberapa faktor memengaruhi nilai jual Honda Brio CBU, seperti keawetan mesin, kondisi bodi, serta keberadaan aksesori atau modifikasi. Karena langka dan unik, mobil ini menjadi pilihan ideal bagi penggemar mobil retro atau kolektor yang ingin memiliki kendaraan klasik dengan performa yang tetap memuaskan.

Banyak orang mulai memperhatikan Honda Brio CBU sebagai investasi jangka panjang. Selain itu, mobil ini juga cocok bagi mereka yang ingin memiliki mobil dengan ciri khas tertentu, seperti transmisi konvensional dan mesin yang lebih besar.

Pemilik bengkel spesialis Honda ini juga menyebutkan bahwa ada banyak potensi untuk merawat dan memperbaiki mobil-mobil ini. "Jika kondisinya baik, mobil ini bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama," katanya.

Dengan semakin sedikitnya jumlah Honda Brio CBU yang tersisa di pasar, harga mobil ini cenderung meningkat. Hal ini membuatnya menjadi pilihan menarik bagi para penggemar mobil klasik dan kolektor yang ingin memiliki kendaraan yang unik dan bernilai historis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here