
Drama Menarik di MotoGP Catalunya 2025
Balapan MotoGP Catalunya 2025 menampilkan momen yang menarik dan penuh drama. Marc Márquez, pembalap legendaris, masih memimpin klasemen dengan keunggulan signifikan, meskipun kemenangan dalam balapan utama justru diraih oleh adiknya, Álex Márquez. Pertarungan antara dua bersaudara ini tidak hanya menghadirkan cerita emosional, tetapi juga memicu pertanyaan besar: Kapan Marc Márquez akan memastikan gelar juara dunia ke-9 dalam kariernya?
Keunggulan Besar di Klasemen
Setelah 15 seri, Marc Márquez berhasil mengumpulkan total 487 poin, jauh unggul dari Álex Márquez yang berada di posisi kedua dengan 305 poin. Selisih 182 poin ini memberikan keuntungan besar bagi Marc, terlebih musim 2025 masih menyisakan tujuh seri.
Dengan format baru yang memberi maksimal 37 poin per seri (Sprint 12 + Race 25), total poin yang tersisa hingga akhir musim adalah 259 poin. Seri berikutnya akan berlangsung di Misano, Italia. Dalam hitungan matematis, Marc belum bisa memastikan gelar juara di sana. Jika Marc meraih poin penuh (37) dan Álex gagal total, selisihnya hanya menjadi 219 poin. Namun, setelah Misano masih ada enam seri dengan total 222 poin. Artinya, publik Italia belum bisa melihat selebrasi gelar Márquez.
Peluang di Motegi
Kesempatan pertama untuk memastikan gelar muncul di Motegi, Jepang. Setelah seri ke-17 itu, musim hanya menyisakan lima balapan dengan total 185 poin. Syaratnya, Marc harus unggul minimal 186 poin dari pesaing terdekat. Dengan kata lain, ia hanya perlu menambah +4 poin lagi dalam dua seri berikut. Namun, status ini tergantung siapa yang menduduki posisi kedua klasemen setelah Motegi, bukan hanya Álex.
Mandalika Jadi Target Realistis
Meski peluang di Jepang ada, ada peluang besar di Sirkuit Mandalika (3–5 Oktober 2025) sebagai panggung selebrasi yang paling realistis. Usai seri MotoGP Indonesia, hanya tersisa empat balapan dengan total 148 poin. Dengan keunggulan 182 poin saat ini, Marc masih bisa kehilangan hingga 33 poin dalam tiga seri berikut dan tetap memastikan gelar di Mandalika.
Melihat dominasinya sepanjang musim—14 kemenangan Sprint dari 15, plus podium hampir di setiap race—Mandalika sangat mungkin menjadi saksi sejarah gelar dunia Marc Márquez.
Drama Catalunya
Balapan Catalunya sendiri memperlihatkan keseimbangan menarik. Marc kembali menguasai Sprint, sementara Álex berjaya di race utama. Hasil ini memperkecil sedikit selisih, namun tidak cukup untuk menggoyahkan dominasi Marc yang tampak hampir mustahil dikejar.
Hitung-hitungan peluang ini membuka jalan bagi skenario manis: Marc Márquez menutup musim lebih cepat dan meraih gelar dunia ke-9 di hadapan publik Indonesia. Jika itu terjadi, maka Mandalika bukan hanya dikenal sebagai tuan rumah balapan spektakuler, tetapi juga sebagai panggung kejayaan salah satu pembalap terbesar dalam sejarah MotoGP bersama Ducati.
Klasemen MotoGP Usai GP Catalan 2025
Berikut adalah klasemen MotoGP setelah GP Catalan 2025:
- Marc Márquez – 487 poin
- Alex Márquez – 305 poin
- Francesco Bagnaia – 237 poin
- Marco Bezzecchi – 197 poin
- Pedro Acosta – 183 poin
- Franco Morbidelli – 161 poin
- Fabio Di Giannantonio – 161 poin
- Fabio Quartararo – 129 poin
- Fermin Aldeguer – 127 poin
- Johann Zarco – 117 poin
- Brad Binder – 95 poin
- Enea Bastianini – 84 poin
- Luca Marini – 82 poin
- Raúl Fernández – 78 poin
- Maverick Viñales – 72 poin
- Ai Ogura – 69 poin
- Jack Miller – 54 poin
- Joan Mir – 50 poin
- Alex Rins – 45 poin
- Jorge Martin – 29 poin
- Miguel Oliveira – 17 poin
- Pol Espargaró – 16 poin
- Takaaki Nakagami – 10 poin
- Lorenzo Savadori – 8 poin
- Augusto Fernandez – 6 poin
- Somkiat Chantra – 1 poin
- Aleix Espargaró – 0 poin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar