
Marc Marquez Kembali Dominasi Sprint Race MotoGP Catalan 2025
Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya dalam balapan Sprint Race MotoGP Catalan 2025 yang berlangsung di Barcelona. Pembalap Ducati Lenovo ini memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya menjadi 15 kali, sekaligus memastikan gelar konstruktor untuk Ducati pada musim 2025.
Pada balapan yang berlangsung di sirkuit Catalunya, Marquez berhasil mengamankan posisi terdepan setelah beberapa insiden dan kejadian tak terduga terjadi selama balapan. Fabio Quartararo dari Yamaha tampil luar biasa dengan meraih posisi kedua setelah bersaing ketat sejak awal balapan. Sementara itu, Fabio Di Giannantonio dari VR46 Ducati melengkapi podium dengan finis di posisi ketiga. Pedro Acosta dan Enea Bastianini juga berhasil masuk lima besar meskipun harus puas dengan posisi yang lebih jauh dari podium.
Drama di Akhir Balapan
Drama terjadi ketika Alex Marquez, yang sebelumnya memimpin dengan keunggulan 1,5 detik, terjatuh empat lap menjelang akhir balapan. Insiden tersebut membuat Marc Marquez secara otomatis mengambil alih posisi terdepan. Selain Alex Marquez, beberapa pembalap lain seperti Franco Morbidelli, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Fermin Aldeguer, dan Lorenzo Savadori juga gagal menyelesaikan balapan.
Francesco Bagnaia, yang start dari posisi ke-21, hanya mampu finis di posisi ke-14. Meski begitu, Maverick Viñales dan Somkiat Chantra berhasil melanjutkan perjalanan mereka setelah pulih dari cedera masing-masing. Aleix Espargaro, yang mendapat wild card, turut serta dalam balapan ini, namun tidak mampu menunjukkan performa yang maksimal.
Hasil Akhir Sprint Race MotoGP Catalan 2025
Berikut adalah hasil akhir keseluruhan dari Sprint Race MotoGP Catalan 2025:
- Marc Marquez (SPA) – Ducati Lenovo (GP25) – 19m 58.946s
- Fabio Quartararo (FRA) – Monster Yamaha (YZR-M1) – +1.299s
- Fabio Di Giannantonio (ITA) – Pertamina VR46 Ducati (GP25) – +3.653s
- Pedro Acosta (SPA) – Red Bull KTM (RC16) – +5.868s
- Enea Bastianini (ITA) – Red Bull KTM Tech3 (RC16) – +5.913s
- Brad Binder (RSA) – Red Bull KTM (RC16) – +5.943s
- Johann Zarco (FRA) – Castrol Honda LCR (RC213V) – +7.017s
- Luca Marini (ITA) – Honda HRC Castrol (RC213V) – +7.346s
- Ai Ogura (JPN) – Trackhouse Aprilia (RS-GP25)* – +8.488s
- Miguel Oliveira (POR) – Pramac Yamaha (YZR-M1) – +8.578s
- Raul Fernandez (SPA) – Trackhouse Aprilia (RS-GP25) – +9.788s
- Jack Miller (AUS) – Pramac Yamaha (YZR-M1) – +10.165s
- Joan Mir (SPA) – Honda HRC Castrol (RC213V) – +11.593s
- Francesco Bagnaia (ITA) – Ducati Lenovo (GP25) – +14.463s
- Alex Rins (SPA) – Monster Yamaha (YZR-M1) – +15.936s
- Aleix Espargaro (SPA) – Honda HRC Castrol (RC213V) – +16.909s
- Maverick Viñales (SPA) – Red Bull KTM Tech3 (RC16) – +17.040s
- Somkiat Chantra (THA) – Idemitsu Honda LCR (RC213V)* – +22.439s
- Alex Marquez (SPA) – BK8 Gresini Ducati (GP24) – DNF
- Marco Bezzecchi (ITA) – Aprilia Racing (RS-GP25) – DNF
- Fermin Aldeguer (SPA) – BK8 Gresini Ducati (GP24)* – DNF
- Jorge Martin (SPA) – Aprilia Racing (RS-GP25) – DNF
- Franco Morbidelli (ITA) – Pertamina VR46 Ducati (GP24) – DNF
- Lorenzo Savadori (ITA) – Aprilia Factory (RS-GP25) – DNF
Balapan ini membuktikan bahwa Marc Marquez masih menjadi salah satu pembalap terkuat di dunia motorsport. Kemenangan ini juga memberikan dorongan besar bagi Ducati dalam mempersiapkan musim kompetisi berikutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar