Bensin Eceran: Bahaya Tersembunyi di Pinggir Jalan - Detektif Otomotif

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 07 September 2025

Bensin Eceran: Bahaya Tersembunyi di Pinggir Jalan

Featured Image

Bahaya Mengisi Bensin Eceran di Pinggir Jalan

Banyak pengendara motor maupun mobil yang memilih untuk mengisi bensin eceran di pinggir jalan, terutama saat darurat atau kehabisan bahan bakar. Meskipun praktis dan mudah ditemukan, pilihan ini ternyata bisa menimbulkan risiko serius bagi kendaraan.

Ahli Konversi Energi dari Fakultas Teknik dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto, menjelaskan bahwa bensin eceran tidak selalu memenuhi standar kebersihan distribusi. Proses penyaluran bensin melalui dispenser yang tidak terjaga kebersihannya dapat menyebabkan kontaminasi. Kontaminan seperti debu, air, atau partikel lainnya bisa masuk ke dalam bensin dan berdampak negatif pada sistem bahan bakar kendaraan.

Selain itu, bensin eceran yang disimpan dalam waktu lama juga bisa mengalami penurunan kualitas. Hal ini disebabkan oleh komposisi bensin yang terdiri dari campuran hidrokarbon ringan yang mudah menguap. Akibatnya, kandungan bensin bisa berubah dan tidak lagi optimal untuk digunakan.

Salah satu efek yang muncul adalah oksidasi. Jika botol bensin tidak tertutup rapat, paparan oksigen bisa memicu reaksi kimia yang menghasilkan zat-zat berbahaya. Zat tersebut dapat menempel di komponen karburator, injektor, hingga ruang bakar. Dampaknya, mesin bisa mengalami gangguan seperti brebet atau kesulitan dalam menyalakan kendaraan.

Tri juga menyoroti bahwa bensin eceran yang tidak laku bisa mengalami perubahan spesifikasi karena penyimpanan yang terlalu lama. Selain itu, ada kemungkinan bensin tersebut tercampur dengan jenis bensin lain yang memiliki oktan berbeda. Kombinasi ini bisa merusak kinerja mesin dan meningkatkan risiko kerusakan.

Risiko Lebih Besar dari Botol Bensin Eceran

Bensin yang disimpan dalam botol lebih rentan terhadap kontaminasi dibandingkan bensin yang dijual di pompa bensin resmi. Alasannya, proses pemindahan bensin melewati beberapa wadah, sehingga semakin tinggi potensi terkena kotoran atau zat asing.

Corong yang biasa digunakan untuk mengisi bensin eceran di warung juga bisa menjadi sumber kontaminasi. Jika corong tidak bersih, maka bensin yang diisi bisa tercemar oleh debu atau kotoran yang menempel di permukaannya.

Dampak yang Tidak Boleh Diabaikan

Kontaminan kecil yang lolos dari filter tangki bensin bisa menyebabkan erosi pada komponen seperti fuel pump. Hal ini dapat mengakibatkan keausan dan penurunan performa mesin. Jika kontaminan masih lolos dari filter di dekat mesin, maka bisa terbentuk deposit di injektor.

Dampak dari hal ini antara lain mesin sulit dihidupkan setelah lama tidak digunakan, tarikan mesin terasa berat, dan konsumsi bensin meningkat. Ini bisa menyebabkan biaya perawatan yang lebih besar dan kerusakan permanen pada sistem bahan bakar kendaraan.

Kesimpulan

Meskipun bensin eceran terlihat sebagai solusi cepat, sebaiknya pengendara mempertimbangkan risiko yang muncul. Penggunaan bensin yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan kerusakan pada komponen penting kendaraan dan meningkatkan biaya perawatan di masa depan. Oleh karena itu, lebih baik memilih bensin dari sumber yang terpercaya dan mematuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here