Uccio Salucci Dukung Bagnaia di MotoGP 2025 - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 25 Agustus 2025

Uccio Salucci Dukung Bagnaia di MotoGP 2025

Featured Image

Performa Francesco Bagnaia yang Menurun dan Kekhawatiran dari Bos Tim VR46

Francesco Bagnaia, juara dunia MotoGP dua kali, mengalami penurunan performa yang signifikan sepanjang musim 2025. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dari Uccio Salucci, bos tim VR46. Ia menyatakan bahwa performa Bagnaia belum sepenuhnya kembali seperti biasanya.

Dari data yang dilihat oleh Ducati, terlihat bahwa Bagnaia tampak kehilangan motivasi dan rasa percaya diri dalam balapan. Ini menjadi musim terburuk bagi pebalap yang saat ini berlaga di bawah naungan tim pabrikan Ducati. Hingga saat ini, Bagnaia hanya berhasil meraih satu kemenangan, jauh dari pencapaian 11 kemenangan yang ia peroleh pada tahun lalu.

Titik terendah dalam musim ini terjadi saat MotoGP Hungaria, ketika Bagnaia gagal melaju ke Q1 untuk pertama kalinya musim ini. Selain itu, dia juga tidak menerima poin dalam sprint race dan hanya finish di posisi kesembilan di balapan utama. Kini, Bagnaia tertinggal 227 poin dari Marc Marquez yang semakin kokoh di puncak klasemen sementara.

Kondisi ini membuat posisi Bagnaia di klasemen sementara semakin turun. Meski begitu, ada sedikit angin segar bagi pebalap asal Italia ini setelah Ducati akhirnya menemukan solusi untuk masalah bagian depan motornya yang selama ini mengganggu performa.

Uccio Salucci mencoba memberikan semangat kepada Bagnaia. Ia mengungkapkan bahwa sulit untuk memahami apa yang terjadi, karena ia tidak berada di dalam pit milik Bagnaia. Namun, setelah sprint race, Uccio sempat berbicara dengan Bagnaia dan meminta agar ia kembali menikmati balapan.

“Saya bilang, ‘Ayo Pecco, Forza’, karena sekarang kadang saya lihat data, dia tidak mengerem, dia tidak membalap dengan cara yang benar. Dia seperti kehilangan sedikit motivasi, juga kepercayaan diri dengan motor,” ujarnya.

Menurut Uccio, Bagnaia bukanlah satu-satunya yang menghadapi tantangan. Fabio Di Giannantonio, rekan satu timnya di VR46, juga sempat kesulitan dengan karakter Ducati Desmosedici GP25 di awal musim. Namun, situasi Bagnaia semakin berat karena Marc Marquez cepat beradaptasi dengan GP25 setelah sebelumnya menggunakan GP23.

“Memang ketika Marquez datang, motor 2025 itu bukan motornya, terutama di awal musim karena bagian depan motor tidak memberi banyak rasa bagi Pecco dan Di Giannantonio. Tapi bagaimana pun, tim kami mulai bekerja, Fabio tetap tenang dan kami menemukan jalannya,” ujar Uccio.

Ia menegaskan bahwa Marquez diuntungkan karena sebelumnya sudah terbiasa dengan GP23 yang sulit ditaklukkan. “Motor 2023 itu sangat sulit. Kami memakainya tahun lalu, saya tahu motor itu sangat baik. Tapi Marquez juga cepat dengan motor 2023. Dia tiba di 2025, motornya jauh lebih baik, dan dia semakin cepat karena punya feeling yang bagus," tambahnya.

Perlu dipahami bahwa Bagnaia adalah pebalap yang memiliki kemampuan luar biasa. Dengan pengalaman dan prestasinya, ia masih memiliki potensi besar untuk kembali bangkit. Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana ia bisa kembali menemukan motivasi dan kepercayaan diri dalam balapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here