
Stok Minyak Goreng di Bandar Lampung Masih Aman
Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung menyatakan bahwa stok minyak goreng di berbagai pasar tetap aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perdagangan setempat, Erwin, yang menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan langsung terhadap persediaan minyak goreng di pasar-pasar tradisional.
Menurut Erwin, secara umum minyak goreng tersedia dalam jumlah yang cukup. Ia menegaskan bahwa stok minyak goreng bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun, ia juga menyebutkan bahwa stok MinyaKita memiliki keterbatasan. Hal ini dikarenakan distribusi MinyaKita mengikuti mekanisme dari Bulog.
"Untuk minyak goreng MinyaKita, stok memang terbatas karena didistribusikan oleh Bulog," ujarnya.
Erwin menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan harga minyak goreng dengan bekerja sama dengan Bulog. Jika terjadi penjualan minyak goreng di atas harga eceran tertinggi (HET), maka pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bulog untuk menambah pasokan minyak goreng di pasar-pasar tradisional.
Selain itu, Erwin juga menyebutkan bahwa stok minyak curah masih dalam kondisi aman. Menurutnya, persediaan minyak curah lebih tinggi dibandingkan minyak goreng kemasan. Harga minyak curah pada minggu ini mengalami kenaikan sebesar 4,48 persen, yaitu dari Rp16.750 menjadi Rp17.500 per liter.
Beberapa langkah telah dilakukan oleh Dinas Perdagangan untuk memastikan kelancaran distribusi minyak goreng di wilayah Bandar Lampung. Di antaranya adalah:
- Pemantauan rutin terhadap stok minyak goreng di pasar-pasar.
- Koordinasi dengan Bulog untuk menambah pasokan jika diperlukan.
- Pengawasan terhadap harga jual minyak goreng agar tidak melampaui HET.
- Penyediaan informasi kepada masyarakat tentang ketersediaan minyak goreng.
Dengan adanya langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau dan ketersediaan yang cukup. Dinas Perdagangan juga terus memantau perkembangan situasi agar dapat segera merespons jika terjadi perubahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar