Potensi Motor Ducati GP25 Tak Terbantahkan, Rossi Akui Ini - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 18 Agustus 2025

Potensi Motor Ducati GP25 Tak Terbantahkan, Rossi Akui Ini

Featured Image

Pembalap Tim Valentino Rossi Berbicara tentang Potensi Motor Baru Ducati

Fabio Di Giannantonio, pembalap dari tim yang di bawah naungan Valentino Rossi, memberikan komentarnya mengenai motor terbaru Ducati yang diberi nama GP25. Motor ini hanya digunakan oleh tiga pembalap, yaitu dua pembalap pabrikan, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, serta satu pembalap dari tim satelit, Fabio Di Giannantonio.

Dari ketiga pembalap tersebut, Marc Marquez menunjukkan performa yang luar biasa. Ia berhasil mendominasi dalam sesi sprint race dan meraih banyak kemenangan dalam balapan utama. Hal ini berbeda jauh dengan rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang sering mengalami kesulitan dan beberapa masalah selama balapan.

Beberapa orang mulai mempertanyakan apakah ada kecurigaan bahwa Ducati lebih mendukung Marc Marquez dibandingkan Bagnaia. Namun, pihak Ducati telah menegaskan bahwa mereka mendukung semua pembalap, termasuk Bagnaia. Mereka berkomitmen untuk membantu Bagnaia kembali ke performa terbaiknya sambil juga senang dengan prestasi yang dicapai oleh Marc Marquez.

Selain itu, kondisi motor baru Ducati juga menjadi perhatian. Namun, baru-baru ini, Fabio Di Giannantonio mengakui bahwa motor GP25 memiliki potensi besar. Dibandingkan dengan motor GP23 yang ia naiki tahun lalu, ia menyatakan bahwa motor tahun ini jauh lebih baik.

Meskipun demikian, Di Giannantonio juga mengakui bahwa motor tersebut masih membutuhkan beberapa hal agar bisa mencapai kecepatan maksimal. Kadang, timnya mampu menemukan solusi tersebut, namun tidak selalu berhasil.

"Kami berusaha keras setiap akhir pekan sebagai tim," ujarnya. "Motor ini luar biasa, tapi tentu saja butuh beberapa hal agar bisa secepat itu. Kadang kami berhasil menemukannya, kadang tidak."

Ia juga menyatakan bahwa motor GP25 adalah yang terbaik yang pernah ia kendarai di MotoGP. Di musim ini, ia telah meraih tiga podium, sedangkan di tahun lalu ia tidak pernah mendapatkan podium sama sekali. Jadi, ia tidak melihat situasi ini sebagai hal yang buruk.

Di samping itu, Di Giannantonio juga mengungkapkan bahwa dirinya masih merasa menghadapi konsekuensi dari absennya dalam uji coba pramusim akibat cedera. Ia mengakui bahwa tanpa uji coba pramusim membuatnya cukup kesulitan.

Timnya terus berusaha sebaik mungkin dalam situasi yang ada. Di sisi lain, ia juga mengakui bahwa para pembalap yang menggunakan motor GP24 Ducati seperti Franco Morbidelli, Fermin Aldeguer, dan Alex Marquez melakukan pekerjaan yang baik.

"Jendela pengaturan motor lebih kurang sama. Yang sulit adalah selalu berada dalam jendela itu," jelasnya. "Membangun set-up pada akhir pekan balapan tanpa uji coba selalu sulit."

Ia menambahkan bahwa jika seseorang berpikir bisa bersaing untuk gelar juara tanpa uji coba di awal musim, itu tidak semudah itu saat berhadapan dengan pembalap-pembalap hebat seperti Pecco, Marc, dan juara-juara lain di grid.

"Jadi kami hanya berusaha sebaik mungkin saat bisa," tambahnya. "Alex dengan motor nomor 24 melakukan pekerjaan yang luar biasa. Franky berjalan baik. Fermin tampil hebat di musim pertamanya."

Menurut Di Giannantonio, ini hanyalah soal pembalap dan tim menemukan keseimbangan terbaik untuk pembalap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here