
Balapan Moto3 di Red Bull Ring: Angel Piqueras Kembali Menang
Pada balapan Moto3 di Red Bull Ring, Angel Piqueras menunjukkan keunggulannya sejak sesi pembuka. Meskipun belum pernah menang sejak GP Qatar, ia tampil sebagai favorit untuk meraih kemenangan. Hasilnya memang benar-benar terbukti.
Maximo Quiles tampak lebih unggul selama balapan, tetapi aksi kontroversial dari David Munoz membuatnya tersingkir dari zona podium. Pembalap MT Helmets - MSi asal Spanyol ini berhasil menghindari masalah dengan cerdik memanfaatkan peluang yang muncul dan akhirnya menang di depan rekan setimnya, Ryusei Yamanaka, serta Munoz sendiri. Dengan kemenangan ini, Piqueras berhasil memangkas jarak menjadi 71 poin dengan Jose Antonio Rueda, yang finis di urutan kelima.
Balapan pertama hari Minggu diadakan pada pukul 11.00 pagi waktu setempat, namun suhu udara sudah cukup tinggi. Suhu mencapai hampir 20º C di udara dan hampir 30º C di lintasan.
Perjalanan Balapan
Awal balapan berjalan dinamis. ValentÃn Perrone kehilangan posisi terdepan saat memasuki Tikungan 1, saat Angel Piqueras menyalipnya. Maximo Quiles juga menyalip Ryusei Yamanaka untuk naik ke posisi ketiga, lalu mulai bertarung dengan rider Red Bull KTM Tech3 untuk memperebutkan posisi kedua sebelum lap pertama. Sementara itu, pemimpin klasemen sementara Jose Antonio Rueda turun ke posisi kesembilan.
Quiles menjadi pusat perhatian di awal balapan. Murid dari Jorge MartÃnez 'Aspar' ini berhasil melewati Piqueras dan memimpin untuk pertama kalinya, menahan serangan dari Perrone dan Yamanaka, dengan Piqueras turun ke posisi keempat. Di belakang, peloton lain terdiri dari Dennis Foggia, Alvaro Carpe, David Almansa, Guido Pini, Adrian Fernandez, dan Rueda.
Di depan, Quiles terus melaju dan berhasil melebarkan jarak dengan tiga rekannya, sehingga tidak ada satu pun dari mereka yang bisa menyalipnya. Namun, keempatnya berhasil meloloskan diri dengan selisih lebih dari satu detik setelah lima lap. Di bagian tengah, David Munoz yang mengambil inisiatif. Pembalap Spanyol itu mulai mendapatkan P7 setelah seperempat bagian balapan, mencoba setidaknya memimpin grup kedua.
Dengan 13 lap tersisa, terjadi pergantian pemimpin. Yamanaka mampu melewati Quiles untuk mengambil alih posisi terdepan, dengan Piqueras dan Perrone di belakangnya. Dengan skenario baru ini, peloton yang dipimpin oleh Fernandez, melewati Rueda dan Munoz yang melesat, mulai memangkas jarak hampir dua detik yang mereka bangun di depan. Namun, hanya butuh satu lap bagi Quiles untuk kembali ke P1.
Saat itulah, anak didik Márquez bersaudara ini kembali melakukan perlawanan. Pembalap #28 ini berhasil meraih keunggulan sepersepuluh detik dari para pengejarnya, dan Piqueras melihat hal itu, yang membawanya ke posisi kedua. Di saat yang sama, Fernandez dan Rueda terus mendekat ke arah Perrone dan Yamanaka, meskipun pembalap Argentina itu berusaha menempel kedua pembalap di depan.
Perubahan di Akhir Balapan
Saat sepertiga akhir balapan dimulai, Quiles kembali kehilangan posisi terdepan. Pembalap CF Moto Aspar Team itu melebar di awal lap dan Piqueras serta Perrone memanfaatkan untuk menyalipnya. Namun, anak didik Marquez bersaudara sekali lagi hanya membutuhkan waktu singkat untuk merebut posisi terdepan, dengan membawa Yamanaka, yang kembali ke P2. Selain itu, Adrian Fernandez mengakhiri aksi brutalnya dengan naik ke posisi kelima dan menutup jarak dengan empat pembalap di depan.
Dengan 4 lap tersisa, terjadi perubahan lagi: Quiles kembali kehilangan posisi pertama dari Perrone. Di belakangnya, Fernandez melakukan kesalahan dan dilibas oleh David Munoz dan Taiyo Furusato. Baik pembalap Andalusia dan Jepang itu melakukan kontak dengan dua pembalap MT Helmets - MSi, Piqueras dan Yamanaka. Di depan, Quiles kembali memimpin atas Perrone, namun rombongan terdepan menjadi enam orang.
Perrone menunjukkan ambisinya untuk mengejar kemenangan pertamanya dan, pada lap terakhir, ia berhasil melewati Quiles. Begitu juga dengan Piqueras, yang membuat pembalap bernomor 28 ini turun ke posisi ketiga. Namun, di tengah pertarungan tiga arah menuju tikungan terakhir, Quiles dan Perrone bersenggolan saat mereka bertarung dengan David Munoz. Alhasil, Quiles dan Perrone keluar trek yang membuat mereka turun ke urutan kelima dan keenam.
Dengan demikian, Piqueras-lah yang mengambil alih keunggulan dari David Munoz. Pembalap #36 ini tidak mengalami masalah di lap terakhir untuk mempertahankan keunggulannya dan akhirnya mengumpulkan kemenangan ketiganya musim ini.
Hasil Akhir
David Munoz mampu menutup podium di posisi ketiga, di atas Maximo Quiles dan Jose Antonio Rueda, yang mampu melakukan kontak dengan grup terdepan di bagian akhir. Di belakang mereka, Taiyo Furusato, Dennis Foggia yang dihukum penalti tiga detik karena tidak menjalankan Long Lap Penalty, Perrone, Adrian Fernandez, Guido Pini, Alvaro Carpe, Joel Kelso, David Almansa, Jacob Roulstone, dan Scott Ogden melengkapi perolehan poin.
Sementara itu, Fadillah Arbi Aditama yang belum terbiasa dengan persaingan ini harus puas duduk di urutan ke-22. Padahal, ia sempat maju ke P19.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar