Pilih Diesel atau Bensin Saat Beli Mobil Bekas? Ini Alasannya - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 25 Agustus 2025

Pilih Diesel atau Bensin Saat Beli Mobil Bekas? Ini Alasannya

Featured Image

Pertimbangan Memilih Mobil Bekas: Diesel atau Bensin?

Membeli mobil bekas membutuhkan pertimbangan yang matang, salah satunya adalah memilih jenis mesin, apakah diesel atau bensin. Kedua jenis mesin ini memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga memengaruhi kenyamanan berkendara, biaya operasional, hingga daya tahan mesin. Pemilihan jenis mesin ini biasanya disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Keunggulan Mobil Diesel

Menurut Thung Andi Supriadi, penjual mobil bekas Rendani Mobil, mobil diesel memiliki keunggulan dalam efisiensi bahan bakar dan daya tahan mesin. Hal ini membuatnya cocok untuk pengguna yang sering melakukan perjalanan jarak jauh atau membawa beban berat.

“Mobil diesel memiliki torsi yang besar, ideal untuk jalan menanjak atau membawa barang. Selain itu, konsumsi bahan bakarnya lebih irit dibandingkan mobil bensin,” ujar Thung Andi.

Namun, meskipun memiliki keunggulan tersebut, mobil diesel juga memiliki kekurangan. Perawatan mobil diesel memerlukan perhatian ekstra, seperti penggantian oli yang lebih sering dan perawatan pada sistem injeksi bahan bakar. Pengguna harus siap dengan biaya perawatan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan mobil bensin.

Keunggulan Mobil Bensin

Di sisi lain, mobil bensin dikenal lebih nyaman digunakan sehari-hari. Agus, pemilik showroom mobil bekas Autohaus, menjelaskan bahwa mobil bensin memiliki suara yang lebih halus dan akselerasi yang responsif. Selain itu, biaya perawatannya cenderung lebih rendah dibandingkan mobil diesel.

“Mobil bensin lebih cocok bagi pengguna yang tidak terlalu sering bepergian jauh atau membawa beban berat,” kata Agus. Meski konsumsi bahan bakarnya lebih boros dibandingkan diesel, kenyamanan berkendara tetap membuat mobil bensin menjadi pilihan populer.

Pengalaman Pemilik Toyota Fortuner 2019

Vemri Ardhika Handoyo, pemilik Toyota Fortuner keluaran tahun 2019, memberikan alasan mengapa ia memilih mesin diesel. Fortuner 2019 tersedia dalam dua varian, yaitu 2.4 VRZ AT diesel dan 2.7 SRZ A/T bensin. Mesin diesel mampu menghasilkan tenaga maksimal 149,6 tk dan torsi 400 Nm, sedangkan mesin bensin menghasilkan tenaga 163 tk dan torsi 242 Nm.

“Alasan utama saya memilih mesin diesel karena ketangguhan dan keandalannya. Mesinnya bisa menyala 24 jam non stop, tahan banjir, dan part-partnya lebih kuat dibandingkan bensin, sehingga masa pakai lebih lama,” ujar Vemri.

Selain itu, Fortuner diesel miliknya mampu melaju di atas 100 km/jam tanpa perlu memutar mesin hingga 2.000 rpm. Tenaga besar dari mesin diesel membuat mobil terasa mudah diajak menaklukkan tanjakan maupun jalan rusak.

Kesimpulan

Baik mobil diesel maupun bensin memiliki keunggulan masing-masing. Pemilihan antara keduanya tergantung pada kebutuhan pengguna. Jika Anda sering melakukan perjalanan jauh atau membawa beban berat, mobil diesel mungkin lebih sesuai. Namun, jika kenyamanan dan biaya perawatan menjadi prioritas utama, mobil bensin mungkin menjadi pilihan yang lebih baik. Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis mesin, Anda dapat membuat keputusan yang tepat saat membeli mobil bekas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here