Persaingan Rider Elite di Trial Game Dirt 2025 Makin Sengit, Juan Siap Bangkit - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 26 Agustus 2025

Persaingan Rider Elite di Trial Game Dirt 2025 Makin Sengit, Juan Siap Bangkit

Featured Image

Persaingan Semakin Sengit di Putaran Ketiga Trial Game Dirt 2025

Memasuki putaran ketiga, persaingan dalam kejuaraan balap motocross dan grasstrack Trial Game Dirt 2025 semakin memanas. Perburuan menuju tahta juara umum kini menjadi lebih menantang bagi para kroser elite nasional seperti Asep Lukman, M. Zidane, Ananda Rigi, hingga sang juara bertahan Lantian Juan.

Putaran ketiga kejuaraan yang digelar oleh 76 Rider akan berlangsung pekan depan di Jawa Timur. Tepatnya di Sirkuit Lapangan Karya Bhakti, Probolinggo, pada 29-30 Agustus 2025. Dengan jeda waktu selama hampir dua bulan sejak seri sebelumnya, setiap pebalap dan tim memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri secara maksimal baik dari segi fisik, teknik, maupun penyetelan motor.

Perwakilan 76 Rider sebagai penyelenggara, Agnes Wuisan, menyatakan bahwa gelaran seri ketiga ini dipastikan lebih sengit dan kompetitif dibanding dua seri sebelumnya di Semarang dan Sidoarjo. Jeda waktu yang cukup panjang memberikan kesempatan bagi para rider untuk meningkatkan performa mereka.

“Dengan jeda dari seri kedua ke seri ketiga ini membuat para rider mempunyai waktu dalam mempersiapkan fisik, teknik, maupun setingan motor agar lebih maksimal. Selain itu, dengan gelaran Trial Game Dirt 2025 sebanyak lima seri, Probolinggo sebagai seri ketiga juga menjadi titik krusial bagi para rider untuk tampil impresif mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya guna menjaga asa menjadi juara umum di seri terakhir nanti,” ujar Agnes.

Probolinggo Kembali Jadi Tujuan Utama

Pemilihan Probolinggo sebagai tuan rumah putaran ketiga memiliki alasan kuat. Agnes menyebut bahwa tahun ini merupakan kembalinya Trial Game Dirt ke Probolinggo setelah absen sejak tahun 2015 lalu. Gelaran ini diharapkan menjadi pemuas dahaga penggemar extreme sports, khususnya motocross di kota tersebut yang dikenal antusiasme dan fanatismenya yang tinggi.

“Trial Game Dirt punya memori panjang dengan Probolinggo. Respons penggemar dan komunitasnya luar biasa, baik dari peserta maupun penonton, membuat kota ini layak disinggahi lagi setelah absen hampir satu dekade. Kami optimis ini bakal jadi tontonan yang seru dan menarik buat penggemar,” tambah Agnes.

Karakteristik Track yang Menantang

Abed Nego Antoro dari Genta Auto & Sport selaku promotor menjelaskan bahwa salah satu aspek yang akan menjadi kejutan dalam race pekan depan adalah karakteristik track yang dirancang untuk memaksimalkan kecepatan tiap kroser yang berlaga. Ia menyebut, lintasan di Lapangan Karya Bhakti lebih merata dengan lapisan rumput yang tipis. Alhasil kecepatan terbaik bisa diraih para pebalap di tengah arena.

“Dengan karakter lintasan seperti itu, setiap pebalap harus bisa menemukan akselerasi terbaik bagi motornya, baik dalam hal kecepatan maupun ketepatan dalam bermanuver dan melewati berbagai obstacle yang kami siapkan khusus di Probolinggo,” jelas Abed.

Lantian Juan Siap Bangkit

Melihat klasemen sementara di dua kelas utama FFA Open dan Campuran Open, pebalap M. Zidane Alnesa masih berada di posisi pertama berkat aksi gemilangnya di dua seri sebelumnya. Namun, posisi kroser asal Blitar ini masih jauh dari kata aman karena nama-nama besar seperti Lantian Juan yang berstatus juara bertahan dua musim beruntun, Asep Lukman, dan Ananda Rigi sudah pasang target tinggi untuk memangkas gap poin di Probolinggo.

Ancaman terhadap dominasi Zidane datang dari sang juara bertahan, Lantian Juan. Rider kelahiran Kediri ini menegaskan bakal tampil habis-habisan mengingat ia masih tertahan di posisi empat klasemen sementara FFA Open. Meski sempat dibekap cedera pada seri yang lalu, ia optimistis kali ini bisa segera kembali ke jalur persaingan juara di Probolinggo.

“Kuncinya saya harus tetap fokus dan konsisten. Meskipun sempat ada masalah cedera, tapi saya sudah melakukan persiapan maksimal. Di FFA Open dan Campuran Open saat ini memang ada Zidane yang lagi on fire, dan juga rider-rider tangguh lainnya seperti Asep Lukman dan Ananda rigi. Tapi saya yakin bisa bangkit di seri ketiga ini,” ujar Lantian.

Salah satu strategi yang akan jadi andalan Lantian untuk menjadi yang tercepat di Probolinggo adalah kemampuannya menyelaraskan setelan motor, membaca momentum, serta skill untuk melahap tikungan. Dengan bekal pengalaman dan rekornya sebagai juara umum dua tahun berturut-turut, dia percaya diri bakal naik podium lagi.

“Trik untuk melewati obstacle tikungan adalah menjaga ritme tetap stabil. Soal cuaca, saya pribadi suka semua, baik kering maupun basah, karena keduanya punya tantangan masing-masing,” tambahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here