
Pedro Acosta Kembali ke Podium MotoGP di Balapan Hungaria 2025
Pembalap Red Bull KTM, Pedro Acosta, berhasil kembali ke podium dalam balapan MotoGP Hungaria 2025 yang digelar di Red Bull Ring, Minggu (24/8/2025). Ia finis di posisi kedua setelah menghadapi berbagai tantangan sepanjang akhir pekan. Performa ini menunjukkan peningkatan signifikan dari pembalap asal Spanyol tersebut.
Acosta terus menunjukkan kemampuannya untuk finish di tiga besar, seperti yang ia lakukan pada dua balapan sebelumnya di Sirkuit Brno, Ceko, serta sprint race delapan hari lalu di Austria. Namun, akhir pekan ini di Balaton Park terasa lebih berat baginya. Ia mengalami kesulitan dalam sesi kualifikasi dan harus finis di posisi ke-17 dalam sprint race setelah mengalami kecelakaan.
Meski begitu, Acosta mampu bangkit dan memulai balapan MotoGP Hungaria dari posisi ketujuh. Ia tidak mengalami masalah pada awal balapan, berbeda dengan rekan setimnya, Enea Bastianini. Dengan cepat, Acosta mulai menyalip pembalap lain dan naik ke posisi keempat dengan menyalip Luca Marini (HRC Honda Castrol).
Dalam perjalanan balapan, Acosta terus meningkatkan kecepatannya. Ia berhasil menyalip Franco Morbidelli pada awal balapan dan melanjutkan performa yang baik hingga paruh kedua balapan. Ia juga berhasil menyalip Marco Bezzecchi untuk menempati posisi kedua, dengan selisih waktu 4,3 detik dari pemenang, Marc Marquez.
Setelah balapan, Acosta menyampaikan rasa gembiranya atas pencapaian ini. Finis di podium kali ini menjadi bukti bahwa KTM terus berkembang dan memberikan hasil yang positif. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para mekanik yang telah bekerja keras untuk memperbaiki motor yang rusak akibat kecelakaan.
"Kami telah membalikkan keadaan. Kesalahan kemarin agak kecil. Sepertinya semuanya akan berjalan sangat mudah hingga Sabtu pagi, dan antara kualifikasi, sprint, dan pemanasan pagi ini, rasanya seluruh akhir pekan telah benar-benar hancur," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada mekanik yang telah membuat dua motor baru dalam waktu singkat. "Mereka harus menghabiskan dua malam penuh untuk memperbaikinya, terutama kecelakaan kemarin yang sangat menyakitkan. Merekalah yang menyelamatkan akhir pekan ini."
Perubahan Strategi dan Pengaturan Motor
Acosta menjelaskan bahwa penggunaan ban belakang lunak memberikan sedikit tantangan, tetapi ia mampu beradaptasi. "Ini sedikit penyesuaian mental. Semuanya tentang manajemen, ini memberi kami sedikit lebih banyak," katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa perubahan dalam cara menikung dan pengaturan motor membantunya menjadi lebih stabil. "Sedikit demi sedikit kami mencapai titik yang kami inginkan, tapi jalan masih panjang. Sekarang kami bisa cepat dalam satu putaran, tetapi kami harus mengompensasi kesalahan di kualifikasi."
Perspektif Jangka Panjang
Meski meraih hasil yang baik, Acosta tetap rendah hati. Ia menyatakan bahwa tidak semua sirkuit akan berjalan baik, meskipun tiga sirkuit terakhir berjalan cukup baik. "Kita tidak boleh terlalu berharap. Meskipun tiga sirkuit terakhir berjalan baik, bukan berarti sirkuit lainnya akan berjalan baik," ujarnya.
Namun, ia tetap optimis dan berkomitmen untuk terus bekerja keras. "Yang terpenting, saya harus berusaha lebih keras pada diri sendiri, mengendalikan diri ketika saya bisa melakukannya dengan baik. Kemarin, saya berdiskusi dengan Carmelo Morales (pelatihnya)."
Diskusi dengan Pelatih Ternama
Acosta mengungkapkan bahwa diskusi dengan Carmelo Morales, salah satu tokoh paling terkenal di dunia balap motor, memberinya wawasan penting. "Bukan berteriak, tapi hampir. Ia punya banyak pengalaman, ia telah mengikuti banyak balapan di Kejuaraan Spanyol, dan sebagai pembalap berpengalaman, ia mampu mengendalikan emosinya dengan baik."
Ia juga menekankan pentingnya menjaga ketenangan saat menghadapi situasi sulit. "Kami juga harus sedikit tenang dan menyelesaikan satu putaran di sesi kualifikasi, bukan membuat bencana di sesi pertama."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar