Marc Marquez Kini Lebih Berhati-hati Saat Menyalip, Fokus pada Balapan di Sirkuit yang Pernah Dimenangkan Bagnaia - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 24 Agustus 2025

Marc Marquez Kini Lebih Berhati-hati Saat Menyalip, Fokus pada Balapan di Sirkuit yang Pernah Dimenangkan Bagnaia

Featured Image

Kemenangan Baru Marc Marquez di MotoGP Hungaria 2025

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, kembali mencatatkan prestasi luar biasa setelah memenangkan balapan MotoGP Hungaria 2025. Kemenangan ini terjadi di Sirkuit Balaton Park, Hungaria, pada Minggu (24/8/2025), dengan keunggulan yang cukup signifikan, yaitu lebih dari empat detik.

Ini adalah kemenangan keempat Marquez di sirkuit baru sepanjang kariernya. Sebelumnya, dia berhasil menang di Circuit of The Americas, Austin (2013), Termas de Rio Hondo, Argentina (2014), dan Chang International Circuit, Thailand (2018). Kali ini, ia kembali menunjukkan kemampuan luar biasanya di lintasan yang baru bagi kompetisi MotoGP.

Setelah balapan, Marquez mengakui bahwa peristiwa penting terjadi di tikungan kedua pada lap pembuka. Ia sempat bersenggolan dengan bagian belakang motor Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Meskipun terjadi benturan kecil, tidak ada kerusakan serius yang terjadi.

Marquez mampu menjaga ritme balapan dengan sangat baik, meski sempat turun ke posisi tiga. Ia mengaku puas dengan performanya hari itu. “Saya melaju dengan sangat baik hari ini, saya tidak bisa mengatakan sebaliknya,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa strategi penggunaan ban belakang medium menjadi faktor utama dalam kemenangannya. Dibandingkan dengan pembalap lain yang menggunakan ban soft, Marquez memilih ban medium. Ia mengatakan bahwa meskipun ban soft lebih unggul dalam lima lap pertama, namun saat pemanasan pagi hari, ia melihat bahwa ban medium bisa memberikan performa yang sama baiknya.

“Saya tahu ban soft lebih baik lima lap dari ban medium,” ujarnya. “Tapi pagi ini, saat pemanasan, saya melihat bahwa saya (dengan ban belakang medium) bisa melaju sebaik mereka yang menggunakan soft.”

Selain itu, Marquez juga menunjukkan sikap yang lebih sabar dalam mengambil keputusan selama balapan. Ia tidak gegabah dalam melakukan manuver dan hanya membutuhkan 10 putaran untuk kembali merebut posisi terdepan dari Bezzecchi.

“Di tikungan pertama, ketika saya melihat Marco melaju di sisi dalam, saya melepaskan rem karena saya tidak ingin ada kontak,” jelasnya. “Tapi di tikungan kedua, saya berharap dia punya lebih banyak ruang untuk bermanuver.”

Marquez juga menjelaskan bahwa ia tetap berada di belakang Bezzecchi hingga ban belakang yang lunak mulai turun. Hal ini membantu dirinya mempercepat dan akhirnya memimpin balapan.

Terakhir, Marquez menyampaikan harapan untuk seri berikutnya yang akan digelar di Sirkuit Catalunya, Barcelona. Lintasan ini sempat dimenangkan oleh Francesco Bagnaia pada balapan panjang musim lalu. Meskipun begitu, Marquez merendah dan menyebut Catalunya sebagai sirkuit yang sulit baginya.

Sepanjang kariernya, Marquez berhasil memenangkan tiga kali balapan di Catalunya, termasuk sekali saat di kelas 125cc pada tahun 2010 dan dua kali di kelas MotoGP pada musim 2014 dan 2019.

“Catalunya adalah salah satu sirkuit yang saya tandai dengan warna merah, karena ini adalah salah satu sirkuit yang paling sulit bagi saya,” katanya. “Tetapi saya akan mencobanya.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here