Marc Marquez Akui Kemenangan Sprint MotoGP Austria Tak Lepas dari Kesalahan Sang Adik - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 17 Agustus 2025

Marc Marquez Akui Kemenangan Sprint MotoGP Austria Tak Lepas dari Kesalahan Sang Adik

PIKIRAN RAKYAT BENGKULU - Marc Marquez kembali mengukir sejarah dengan meraih kemenangan sprint ke-12 musim ini sekaligus keenam secara beruntun di MotoGP 2025.

Meski tampak mendominasi di Red Bull Ring, Austria, pebalap Ducati itu memberikan pengakuan mengejutkan setelah balapan.

Menurutnya, tanpa kesalahan kecil sang adik Alex Marquez di lap akhir, peluang untuk menang mungkin tak akan terbuka selebar itu.

Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming MotoGP Austria 2025: Duel Sengit Dimulai Hari Ini

Jadwal Lengkap MotoGP Austria 2025: Rangkaian Latihan, Kualifikasi, dan Balapan

Duel Marquez Bersaudara di Austria

Balapan berlangsung ketat sejak awal. Alex Marquez yang start dari posisi kedua langsung mengambil alih pimpinan dan memimpin hingga sembilan lap. Sementara itu, Marc yang memulai dari posisi keempat akibat kecelakaan di kualifikasi, berhasil naik ke posisi kedua sejak lap pertama.

Sepanjang balapan, Marc memilih menempel ketat dan tidak memaksakan manuver. Ia mengakui kecepatan Alex cukup sulit dikejar, terutama dengan slipstream yang membuat motornya tidak stabil di beberapa sektor.

Kesempatan baru datang di lap ke-10. Alex melakukan sedikit kesalahan saat keluar dari Tikungan 2, memberi celah bagi Marc untuk menyalip di Tikungan 3. Setelah itu, Marc mampu menjaga jarak hingga finis dengan keunggulan 1,180 detik.

Pengakuan Marc Marquez

Usai balapan, Marc menegaskan bahwa strategi awalnya hanyalah bertahan di belakang Alex sambil menunggu momen. Namun, ia tak menampik kemenangan di Austria lebih banyak ditentukan faktor kesalahan lawan ketimbang keunggulan kecepatan dirinya.

“Sejujurnya, saya tidak lebih cepat dari Alex hari ini. Saya hanya menunggu. Saat dia melakukan kesalahan kecil, itu jadi peluang emas. Tanpa itu, mungkin sulit bagi saya untuk menyalip,” ujar Marc.

Meski begitu, ia tetap merasa puas bisa berbagi podium bersama sang adik. Kemenangan ini juga menjadi yang pertama bagi Marc di Red Bull Ring sepanjang kariernya.

Ancaman dari Bezzecchi dan Bagnaia

Kemenangan di sprint menambah jarak Marc di klasemen menjadi 123 poin atas Alex. Meski nyaman memimpin, ia tetap mewaspadai ancaman di balapan utama Minggu.

Pecco Bagnaia yang gagal finis di sprint karena masalah teknis serta Marco Bezzecchi yang tampil cepat sepanjang latihan disebut Marc sebagai kandidat kuat perebut podium. Ia juga menekankan pentingnya kondisi cuaca, dengan harapan balapan berlangsung kering agar strategi bisa berjalan lebih konsisten.

“Jika kering, saya yakin Bezzecchi dan Bagnaia akan sangat kuat. Mereka punya pace yang bagus sejak latihan. Kami hanya perlu fokus dan siap menghadapi segala kondisi,” jelasnya.

Kemenangan Marc Marquez di sprint MotoGP Austria 2025 menambah panjang daftar prestasinya musim ini. Namun, pengakuannya bahwa hasil tersebut dipengaruhi kesalahan lawan menunjukkan kerendahan hati sekaligus realitas ketatnya persaingan di lintasan.

Balapan utama Minggu akan menjadi ajang pembuktian apakah dominasi Marc bisa bertahan, atau justru rival-rivalnya mampu membalikkan keadaan.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here