Giacomo Agostini Bela Marc Marquez, Dia Tidak Layak Dihina - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 03 Agustus 2025

Giacomo Agostini Bela Marc Marquez, Dia Tidak Layak Dihina

Featured Image

Dukungan Legenda Balap Motor Italia untuk Marc Marquez

Marc Marquez, pembalap MotoGP asal Spanyol, telah menjadi sorotan dalam beberapa musim terakhir. Meskipun memiliki prestasi luar biasa, ia sering menerima kritik dari penggemar MotoGP di Italia. Hal ini disebabkan oleh konflik yang pernah terjadi antara Marquez dan Valentino Rossi, salah satu legenda MotoGP Italia.

Bukan hal aneh jika Marquez sering mendapatkan cemoohan (boo) saat berlaga di sirkuit-sirkuit Italia. Namun, ada seorang tokoh penting yang memberikan dukungan kepada pembalap 29 tahun tersebut. Giacomo Agostini, legenda balap motor Italia, menegaskan bahwa Marquez layak diberi apresiasi, bukan cemoohan.

Agostini mengatakan bahwa Marquez mampu menciptakan rekor kejuaraan dunia yang bahkan melebihi rekor yang pernah ia raih. "Marc Marquez mampu mengalahkan rekor kejuaraan dunia saya," ujarnya kepada Gazzetta dello Sport. Ia menambahkan, "Marc adalah pria hebat dan dia pantas mendapatkan segalanya. Kita harus menunduk padanya, bukan mencemoohnya."

Sebelum Agostini, Davide Tardozzi, manajer Ducati, juga pernah menyampaikan pendapat serupa. Ia tampak tidak puas dengan sikap para penggemar yang melakukan boo terhadap Marquez. Tardozzi menilai tindakan tersebut tidak sesuai dengan semangat olahraga.

Agostini menekankan bahwa konflik antara Marquez dan Rossi jangan sampai mengganggu karier sang pembalap. Menurutnya, Marquez telah melewati banyak tantangan selama beberapa tahun belakangan. "Dia melewati momen-momen sulit, yang sulit untuk keluar darinya," katanya. "Dan karena ingin bisa menang lagi, dia merelakan uang Honda untuk bergabung dengan tim satelit."

Marquez memang sempat mengalami masa-masa sulit saat bekerja sama dengan Honda. Bahkan, ia pernah berpikir untuk pensiun. Namun, ia membuat keputusan berani dengan meninggalkan Honda yang memberinya gaji tinggi dan beralih ke tim satelit Ducati, Gresini Racing, agar bisa menggunakan motor yang lebih kompetitif.

Di bawah naungan Gresini Racing, Marquez mulai menunjukkan peningkatan performa. Hasil yang diraihnya cukup menjanjikan, sehingga membuat Ducati tertarik. Akhirnya, Marquez resmi menjadi pembalap tim utama Ducati dan terus membuktikan kemampuannya.

Kini, Marquez tidak hanya kembali bersinar, tetapi juga berhasil meraih kemenangan di berbagai sesi sprint race dan balapan utama. Ini menunjukkan bahwa ia masih menjadi salah satu pembalap terbaik di dunia MotoGP. Dukungan dari legenda seperti Agostini dan manajer Ducati seperti Tardozzi menjadi bukti bahwa prestasi Marquez layak dihargai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here