:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5011394/original/057680800_1731982161-AHM_01.jpeg)
Persiapan Matang Arsenio Algifari Jelang Putaran Kelima Kejurnas Motocross Indonesia 2025
Arsenio Algifari, pembalap muda dari Astra Honda Racing Team (AHRT), memutuskan untuk tinggal lebih lama di Wonosobo guna mempersiapkan diri secara maksimal menjelang putaran kelima Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross Indonesia 2025 kelas MX2. Seri ini akan berlangsung di Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain pada tanggal 23–24 Agustus 2025.
Langkah yang diambil oleh Arsenio bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus menyesuaikan diri dengan karakter lintasan yang akan digunakan dalam balapan. Setelah tampil mengesankan di seri keempat dengan meraih dua kemenangan berturut-turut, ia kini memiliki tekad kuat untuk mempertahankan tren positifnya di putaran selanjutnya.
“Untuk persiapan Kejurnas Motocross Putaran 5 di Wonosobo ini, saya tetap tinggal di Wonosobo untuk melakukan latihan, baik latihan fisik maupun latihan motor. Saya ingin menjaga kondisi fisik dan mental seoptimal mungkin agar mendapatkan hasil terbaik di balapan nanti,” ujar Arsenio.
Dengan tambahan poin maksimal dari seri sebelumnya, Arsenio kini telah mengumpulkan total 176 poin. Hal ini memperkuat posisinya di papan atas klasemen sementara kelas MX2. Putaran kelima di Wonosobo menjadi momen penting baginya untuk terus mengejar pemimpin klasemen sekaligus menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
Balapan kelas MX2 di seri kelima akan diselenggarakan sebanyak dua kali. Kedua lomba tersebut akan digelar pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, dengan jadwal masing-masing pada pukul 11.04 WIB dan 14.23 WIB. Seluruh jalannya balapan dapat disaksikan melalui tayangan langsung di kanal YouTube resmi Kejurnas Motocross Indonesia 2025.
Strategi Latihan yang Dilakukan Arsenio
Arsenio tidak hanya fokus pada latihan fisik, tetapi juga memperhatikan kesiapan motornya. Ia menjalani berbagai jenis latihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis serta kecepatan. Dalam sesi latihan, ia seringkali mencoba berbagai variasi rute dan teknik balapan agar bisa lebih siap menghadapi tantangan di sirkuit.
Selain itu, Arsenio juga menjaga pola hidup sehat. Ia mengatur jam tidur dan makan secara teratur, serta rutin berolahraga agar kondisi tubuhnya tetap optimal. Mentalitasnya juga diperkuat melalui meditasi dan pengelolaan stres agar tetap tenang dan fokus saat berada di lintasan.
Tantangan di Sirkuit Wonosobo
Sirkuit MX Akarmas Sumbing Mountain dikenal memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan sirkuit-sirkuit lain. Jalur yang berliku, tanjakan curam, serta kondisi tanah yang bisa berubah-ubah menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap. Untuk itu, Arsenio memilih untuk tinggal di lokasi sirkuit agar lebih familiar dengan kondisi setempat.
Ia juga bekerja sama dengan pelatih dan tim mekanik untuk menyesuaikan setting motor sesuai dengan karakteristik sirkuit. Perubahan kecil pada suspensi atau ban bisa memberikan dampak besar terhadap kinerja motor selama balapan.
Target dan Harapan
Arsenio memiliki target jangka panjang untuk mempertahankan posisinya di klasemen sementara dan bahkan mengejar pemimpin klasemen. Ia percaya bahwa konsistensi adalah kunci utama untuk meraih sukses di Kejurnas Motocross Indonesia 2025.
Selain itu, ia juga berharap bisa memberikan penampilan terbaiknya di depan para penggemar motocross yang akan hadir di sirkuit. Dengan dukungan penuh dari pendukungnya, Arsenio yakin bisa menghadapi segala tantangan dengan semangat dan motivasi yang tinggi.
Putaran kelima ini bukan hanya menjadi ajang persaingan antar pembalap, tetapi juga kesempatan bagi Arsenio untuk membuktikan kemampuannya sebagai salah satu pembalap muda yang potensial di dunia motocross Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar