MotoGP Jerman 2025: Marquez Akui Ambil Risiko untuk Menang Sprint Race - Detektif Motor

Breaking

Home Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 12 Juli 2025

MotoGP Jerman 2025: Marquez Akui Ambil Risiko untuk Menang Sprint Race

detektifmotor.comPembalap Ducati, Marc Marquez, mengakui bahwa ia terlalu memaksakan diri dalam upayanya memenangkan balapan sprint MotoGP Jerman 2025.

Pembalap asal Spanyol itu menutup sesi Jumat dengan memberi peringatan kepada media bahwa sesi Sabtu yang basah di Sachsenring akan memaksa dirinya untuk meninjau posisinya dalam klasemen saat menentukan risiko yang akan diambil.

Setelah berhasil melalui babak kualifikasi dengan posisi terdepan, arquez akhirnya memenangkan lomba sprint sebanyak 15 lap di Jerman, namun harus berjuang sengit dari posisi kelima setelah kehilangan kendali di awal balapan.

Ia kembali memimpin pada lap terakhir untuk meraih kemenangan dalam sprint ke-10 musim ini dan memperlebar keunggulannya di klasemen menjadi 78 poin.

Marquez menyebutkan bahwa suhu ban yang tidak optimal di awal lomba membuatnya sempat mempertimbangkan untuk finis di podium, namun ia mampu meraih hasil yang lebih baik setelah beberapa putaran.

"Pasti, tikungan pertama membuat segalanya lebih sulit, terutama karena dua atau tiga putaran awal terasa tidak nyaman," ujar Marquez dilansir dari motogp.com.

Saya mengalami kesulitan dengan suhu ban, dan hal ini juga menjadi penyebab kesalahan di tikungan pertama.

Saya memasuki tikungan dan melihat banyak motor terkunci, bergerak dengan cepat, lalu saya memutuskan untuk melebar, agar kehilangan beberapa posisi tetapi tetap bertahan dalam balapan yang merupakan hal yang paling penting.

Pada putaran pertama saya mengalami kesulitan, saya berkata 'oke, hari ini saatnya selesai di posisi kelima, keenam, atau keempat'.

Tetapi kemudian pada suatu titik, suhu ban sudah tepat dan saya mulai merasakan kendaraannya, saya merasakan perubahan dengan kendaraannya, setelah itu saya mulai menyerang. Mungkin terlalu berlebihan.

Sekarang kami merasa bahagia, namun posisi kedua juga sudah memadai. Namun, insting saya mengatakan 'coba untuk menang'.

Seperti yang telah saya sampaikan, hari ini merupakan saatnya untuk mempertimbangkan peringkat.

Karena alasan tersebut, misalnya hari ini adalah waktu untuk menyelesaikan posisi kedua. Namun saya seperti itu. Saya berusaha mengendalikannya, saya berusaha melatih diri untuk mengontrol segalanya, tetapi terkadang Anda hanya perlu mengikuti insting Anda.

Tetapi saya rasa Gigi (Luigi Dall’Igna) menikmati hal ini. Ia memiliki semangat seorang pembalap. Jadi, kemenangan ini adalah untuknya karena hari ini merupakan hari ulang tahunnya.

Terdapat momen penting kedua bagi Marquez dalam race sprint setelah berhasil melewati Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) untuk menduduki posisi kedua pada lap kesembilan.

Saat melewati tikungan kedua, Marquez nyaris kehilangan kendali roda belakang, dan mengakui bahwa saat itu ia merasa "waktunya untuk melaju cepat".

"Kondisi sangat ketat, terutama saat saya melewati Fabio di Tikungan 1," kata Marquez.

Saya melompat ke tikungan 2 sedikit lebih dekat, lalu saya berusaha untuk berada di jalur yang sama dengan kecepatan yang sama, tetapi justru mendekat.

Maka, saya memperkuat cengkeraman sisi dan setelah itu kehilangan cengkeraman belakang.

Pada suatu saat saya mengatakan 'baik, saatnya untuk terbang' tetapi saya masih berada di atas motor.

Marquez kini menjadi pembalap pertama pada masa sprint yang berhasil meraih kemenangan dalam 10 balapan jarak menengah dalam satu musim.

Bintang Ducati berada di urutan kedua dari 11 lomba yang disebutkan.

"Kekurangan saya tahun lalu adalah hari Sabtu," katanya.

Kini tahun ini, itulah titik terkuat saya. Saya berusaha keras selama musim dingin untuk meningkatkan kinerja pada hari Sabtu itu. Memang benar motor ini sangat membantu.

Motor tahun lalu (2023) saat time attack, di lomba sprint race di mana saya sering menggeber bagian depan, saya mengalami banyak kesulitan. Namun, GP25 berjalan dengan sangat baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Responsive Ads Here