
Kualifikasi yang Mengecewakan bagi Lewis Hamilton di Grand Prix Belgia 2025
Lewis Hamilton menghadapi kualifikasi yang sangat mengecewakan dalam Grand Prix Belgia 2025. Pembalap Ferrari tersebut tersingkir pada segmen pertama (Q1) dan dipastikan akan memulai balapan utama hari Minggu dari posisi ke-16. Ini menjadi hasil yang tidak memuaskan bagi juara dunia tujuh kali yang berharap bisa tampil lebih baik di sirkuit ikonik Spa-Francorchamps.
Pada sesi kualifikasi, Hamilton sempat mencoba memberikan performa terbaiknya. Ia berhasil naik ke posisi ketujuh dalam putaran terakhir, namun catatan waktunya kemudian dibatalkan karena melampaui batas lintasan di tikungan Raidillon. Pengawas balapan menemukan bahwa keempat roda mobil Hamilton keluar dari jalur trek saat melewati tikungan cepat tersebut. Keputusan ini membuat Hamilton kehilangan posisinya di 15 besar dan gagal melaju ke Q2.
Hamilton hanya terpaut 0,031 detik dari Gabriel Bortoleto, pembalap baru dari tim Sauber, yang sukses meraih tempat terakhir di posisi ke-15. Ini merupakan ketiga kalinya dalam musim ini Hamilton gagal meloloskan diri ke Q2. Sebelumnya, ia juga mengalami nasib serupa di Miami dan Imola. Namun, ini adalah pertama kalinya sejak bergabung dengan Ferrari bahwa Hamilton tersingkir di Q1.
Kegagalan ini menambah daftar hasil buruk yang dialami Hamilton selama akhir pekan balapan di Spa-Francorchamps. Pada sesi sprint qualifying hari Jumat, Hamilton juga gagal melaju dari SQ1 akibat insiden spin di tikungan Halte Bus. Performanya tidak membaik dalam balapan sprint pada hari Sabtu, di mana ia finis di posisi ke-15, tertinggal lebih dari 30 detik dari pemenang lomba, Max Verstappen.
Hasil ini menunjukkan bahwa Ferrari kesulitan menemukan kecepatan optimal untuk mobil mereka di sirkuit Belgia. Meskipun demikian, Hamilton tetap memiliki peluang untuk bangkit dalam balapan utama hari Minggu. Meski start dari posisi ke-16 akan membuat peluangnya meraih poin menjadi sangat berat, ia masih memiliki kesempatan untuk menembus peringkat atas jika mampu mengatasi tekanan dari tim-tim papan tengah yang tampil impresif sepanjang akhir pekan.
Beberapa faktor yang bisa memengaruhi hasil balapan termasuk strategi pit stop, kondisi cuaca, dan kemampuan Hamilton dalam mengelola ban. Dengan persaingan yang sangat ketat, ia harus menunjukkan performa terbaiknya agar bisa memperbaiki posisinya dan meraih hasil yang lebih baik.
Kesempatan untuk bangkit tetap ada, dan semua mata kini tertuju pada bagaimana Hamilton mampu menghadapi tantangan besar ini. Dengan pengalaman dan ketenangan yang dimiliki, ia bisa menjadi ancaman serius bagi para rivalnya di balapan utama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar